Jawaban Sejarah Kelas X Halaman 81


TUGAS UJI KOMPETENSI
HAL 81


1. Menurut pendapat kamu, teori atau pendapat manakah yang paling kuat terkait dengan masuknya budaya Hindu-Budha? Jelaskan !
                Jawab :
Menurut saya teori yang paling kuat adalah teori brahmana. Karena, J.C Van Leur menemukan prasasti-prasasti yang menggunakan bahasa sanksekerta dan huruf pallawa yang pada saat itu bahasa dan huruf tersebut hanya dikuasai oleh kaum brahmana. Selain itu, adanya kepentingan dari para penguasa untuk mengundang para brahmana India. Mereka di undang ke Asia Tenggara untuk upacara keagamaan.

2. Jelaskan kelemahan dan kelebihan masing-masing dari teori tersebut!
                Jawab :
            Teori Brahmana
Kelebihan: Di Indonesia, banyak ditemukan prasati-prasasti Hindu-Budha yang menggunakanbahasa Sanksekerta dan huruf Pallawa yang hanya dikuasai oleh kaum Brahmana.
Kelemahan:  Dalam tradisi Hindu-Budha, kaum Brahmana pantang menyebrangi lautan.
            Teori Ksatria
Kelebihan           : 3 ahli mengemukakan pendapatnya tentang kelebihan dari teori Ksatria
1. C.C Berg mengemukakan bahwa para ksatria ada yang terlibat dalam masalah perebutan kekuasaan di Indonesia. Mereka akan diberi hadiah bila menang yaitu dinikahkan dengan seorang putrid dari kepala suku. Dari perkawinan terssebut, tradisi Hindu berkembang dengan mudah.
2. Mookerji mengemukakan bahwa Ksatria membangun koloni yang akhirnya berkembang menjadi kerajaan dan menjalankan hubungan dengan kerajaan India.
3. J.L Moens mengemukakan bahwa pada abad ke 5, banyak ksatria yang melarikan diri karena peperangan di India, lalu mendirikan kerajaan baru di Indonesia.
Kelemahan         : Ksatria tidak menguasai Sanksekerta dan huruf Pallawa. Apabila daerah Indonesia pernah menjadi taklukan India pasti ada prasasti. Tapi di Indonesia, tidak terdpat prasasti yang menjelaskan bahwa daerah Indonesia pernah menjadi taklukan.
            Teori Waisya
Kelebihan           : banyak sumber daya alam di Indonesia yang membuat Waisya tertarik untuk jual beli di Indonesia. Pada saat itu, kebanyakan pedagang yang datang berasal dari India yang merupakan pusat agama hindu dan budha.
Kekurangan       : Para waisya tidak menguasai bahasa Sanksekerta dan Huruf Pallawa yang umumnya dikuasai oleh kasta Brahmana.
            Teori Arus Balik
Kelebihan           : ada kemungkinan putra para bangsawan di Indonesia pergi ke India untuk belajar agama dan kebudayaan Hindu-Budha. Tujuannya agar dengan ilmu yang mereka dapat di India, para bangsawan bias membuat kekuasaan di Indonesia dengan mencontoh kebudayaan hindu-Budha di India
Kekurangan       : Pada teori arus balik ini, sepertinya tidak mungkin jika orang Indonesia pergi ke India untuk belajar  agama dan budaya Hindu-Budha, karena pada saat itu masayarakat Indonesia masih bersifat pasif.

3. Mengapa rakyat Indonesia mudah menerima ajaran Hindu-Budha?
                                Jawab :
                                Karena pada saat itu masyarakat Indonesia masih bersifat pasif, sehingga ketika para waisya, brahmana, ksatria datang ke Indonesia, masyarakat bersifat menerima apa yang dibawa mereka, termasuk agama & kebudayaan hindu-buddha.

Comments