Soal Jawab tentang Kerajaan Kutai & Tarumanegara


1. Jelaskan bukti bahwa Kerajaan Kutai merupakan kerajaan hindu!
JAWAB :

                Karena ada bukti adanya pengaruh Hindu-Buddha yaitu prasasti Yupa. Yupa  diidentifikasikan merupakan peninggalan Hindu Budha karena bahasa yang digunakannya adalah bahasa Sanksekerta. Bahasa Sanksekerta adalah bahasa Hindu asli. Tulisan atau bentuk hurufnya dinamakan huruf pallawa, yakni tulisan yang dipakai di tanah Hindu selatan kira-kira pada tahun 400 M. dengan melihat bentuk huruf pada prasasti Yupa yang ditemukan, para ahli berpendapat bahwa yupa tersebut dibuat kerajaan hindu yang pertama di indoneisa.

2. Jelasakan pendiri kerajaan Kutai!
JAWAB :
                Pendiri kerajaan Kutai adalah Aswawarman. Aswawarman adalah anak raja Kudungga. Ia diketahui pendiri dinasti kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Ia adalah orang Indonesia asli yang telah menerima pengaruh agama Hindu, kemudian mendirikan dinasti kutai. Raja Kudungga tidak dianggap sebagai pediri Kutai karena pengertian keluarga masa itu adalah keluarga raja yang telah  menyerap kebudayaan india.

3. jelaskan bukti kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan agraris!
JAWAB :
                Bukti kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan agraris adalah : berdasarkan sumber prasasti tugu dijelaskan bahwa pertanian sudah maju. Dalam prasasti itu disebutkan tentang menggali sungai bekasi di musim hujan. Tujuannya adalah untuk menanggulangi banjir dan irigasi sawah.


4. jelaskan agama yang berkembang di kerajaan Tarumanegara dan buktikan!
JAWAB :
                Dalam kehidupana agama, sebagian besar masyarakat Tarumanegara memeluk agama hindu. Sedikit yang beragama Buddha dan masih ada yang mempertahankan agama nenek moyang (animism). Berdasarkan berita dari Fa-Hien, di To-lo-mo ( Tarumanegara) terdapat 3 agama, yakni agama Hindu, Buddha dan kepercayaan animism. Raja memeluk agama hindu. Sebagai bukti, pada prasasti Ciaruteun ada tapak kaki raja yang diibaratkan tapk kaki dewa Wisnu.

Comments