Tips Hemat ala Anak Kost untuk Kalian yang Kuliah di Jabodetabek

Setelah sekian lama jarang menulis, akhirnya aku memutuskan untuk kembali lagi mengisi waktu luang seproduktif mungkin dan sepositif mungkin. Jujur membuang banyak waktu hanya untuk melihat gadget, setelah dipikir-pikir hal itu hanya membawa banyak dampak negatif.



Oke langsung saja ke bahasan utama artikel ini, yaitu bisa dilihat pada judul artikel ini. Hehe.

Aku menulis artikel ini bukan hanya untuk sekadar menulis, tapi juga untuk membagi pengalamanku selama menjadi mahasiswa. Rasanya sayang kalau pengalamanku ini hanya kulupakan ketika aku tua nanti. Jadi lebih baik aku tuangkan di blog ini.

Seperti yang kalian pasti pikirkan, aku saat ini sedang menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di daerah Bintaro, Tangerang Selatan. 

Saat ini aku duduk di semester lima. Yaaa kiranya sudah banyak sekali pengalamanku tentang bagaimana menjadi seorang mahasiswa di perantauan yang jauh dengan keluarga. Gak hanya pengalamanku, aku juga telah mengamati banyak pengalaman yang dialami teman-temanku. Tentang bagaimana mereka melakukan cara bertahan hidup sebagai anak kost dengan uang saku yang berbeda-beda, mulai dari yang sangat terbatas bahkan kurang rasanya untuk dipakai sebulan. 

Oke, baca semua ya guys! Ini dia berbagai macam tips agar kalian sebagai anak kost di Jabodetabek bisa hemat selama sebulan:



1. Buat Anggaran Pendapatan dan Belanja Uang Saku dalam Sebulan
Buat perencanaan keuangan itu penting guys! Walaupun uang yang kita miliki ga sebanyak uang negara yang punya APBN, dengan melakukan perencanaan keuangan akan membuat kita lebih dapat mengkontrol diri untuk membelanjakan uang kita sebagai anak kost.

Contohnya:
Uang saku kita 1 juta/bulan.
Anggarkan untuk kita tabung, misal 200.000 tiap bulan.
Sisa uang untuk dapat kita gunakan 800.000.
Cadangkan uang sebesar 200.000 untuk keperluan kuliah seperti uang kas kelas :"), beli atk dan buku-buku kuliah (akan meningkat tiap awal semester) , dan keperluan kuliah lainnya. 
Jangan lupa untuk kebutuhan tagihan utilitas kos seperti wifi dan listrik guys. Cadangkan 100.000 untuk kebutuhan itu. 
Jadi sisa uang yang dapat kita gunakan untuk bertahan hidup adalah 500.000.
Bagi kalian yang muslim, mungkin juga bisa menganggarkan uang saku untuk sedekah yang terserah mau berapa nominalnya. Karena esensi dari sedekah adalah bukan seberapa besar yang kamu keluarkan, tetapi seberapa besar ikhlasmu dan apakah kamu bisa bersedekah secara rutin. Ingatlah bahwa sedekah itu ga akan membuatmu miskin, tapi sedekah itu juga merupakan bentuk investasi untuk kehidupan di akhirat kelak. Bahkan hasilnya ga ada apa-apanya jika dibandingkan dengan hasil investasi di dunia. Yah malah ceramah :). Ini juga sebagai sarana #selfreminder penulis. 



Lihatlah hasilnya jika tiap awal bulan kalian merencanakan belanja kalian. Kalian akan terhindar dari utang ke temen, ibu kost, dan dapat menjaga hati untuk belanja diskon online shoping :).

2. Makan Ga Perlu Mewah-Mewah
Kalau uang saku kalian kayak orang pekerja gapapa sih makan yang mewah-mewah. Tapi untuk mahasiswa seperti saya yang uang sakunya hanya sekadar cukup, makan mewah sekali, puasa seminggu jadinya. Tapi mewah juga relatif sih, kalau kalian menganggap makan indomie rendang dah mewah, ya gapapa kalian makan indomie wkwk.

Kalian bisa kok makan sebulan hanya 500.000. Tapi kalian harus bener-bener bisa mengatur pola makan. 

Aku pernah diet guys. Karena BB ku setelah liburan naik banget, jadi aku memutuskan diet. Dan ternyata hasilnya lumayan. BB menyusut tapi uang saku juga aman wkwk. Jadi di diet itu, aku diet defisit kalori. Untuk sarapan aku makan oatmeal. Mungkin kalau dihitung sekali makan itu 5000 untuk seporsi oatmeal. Ini udah termasuk susu, oats, dsn buah. Untuk makan siang aku makan nasi, sayur dan lauk. Mungkin rata rata 8000 ya. Dan sorenya aku hanya merebus sayur ditambah bumbu pecel. Ambil rata-rata mungkin jadi 4.000. Jadi sehari rata-rata pengeluatanb 16.000. Sebulan untuk makan jadinya 480.000. Ini hanya rata-rata ya guys.

Biar hemat, kusarankan kalian masak nasi sendiri. Kalau beli diwarung harga nasi seporsi bisa 3000. Padahal kalau beli beras 1 liter bisa untuk 8x makan atau bahkan lebih, penulis lupa. Harga 1 liter beras kira-kira 9000-12000. Jika ingin hemat lagi, ya masak sayur sendiri, dan masak lauk sendiri (kayak telur, nugget, sosis). 



Beneran deh, masak sendiri bisa menekan pengeluaranmu berkali-kali lipat. Selain dijamin enak, higienis, sehat, ga kebanyakan micin, masak sendiri juga bisa memjadi sarana pelepasan penat kuliah. Ini pengalaman penulis sih hehe.

Mungkin kalian juga melakukan puasa sunah bagi yang muslim. Bisa puasa senin kamis, daud, atau puasa yaumul bidh. Tapi niatkan semata-mata karena Allah dan untuk menjalankan sunah, jangan niatkan untuk biar hemat guys :(. Banyak banget manfaat dari puasa sunnah ini, pahala dapet, sehat juga iya, dan menahan diri dari berbagai macam godaan. 

3. Cari Tambahan Uang
Kuliah itu ga sesibuk yang kalian bayangkan. Kecuali kalau kamu sudah punya komitmen untuk aktif di organisasi ataupun mengikuti berbagai macam kepanitiaan. Kalau kamu mahasiswa kupu-kupu, kamu bisa memanfaatkan waktu luang kamu untuk mencari uang tambahan. Contohnya adalah menjadi guru les privat untuk anak SD, SMP, atau SMA. Semua tergantung kemampuanmu. Lumayan sekali hasilnya. Mungkin rata-rata penghasilan menjadi guru les privat di Jabodetabek sekitar 50-100 ribu tiap pertemuan. Jika dalam sebulan mengajar 8x, lumayan buat nambah-nambah uang kan. 

Kamu juga bisa memanfaatkan waktu luang kamu untuk mengembangkan hobimu. Siapa tahu hobimu bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Kamu punya jiwa pengusaha, kamu bisa memulai bisnis kecil, berdagang misalnya. Kamu pandai desain, kamu bisa memberikan jasa servismu. Selain kamu mengisi waktu luang yang positif, kamu juga bisa memaksimalkan waktu yang kamu punya untuk menghasilkan uang. Dari pada kamu isi waktu luang untuk rebahan, lebih baik kamu memanfaatkan waktu luangmu. 

Mungkin ini dulu tips-tips dari aku. Apabila aku menemukan tambahan inspirasi tips ini, aku akan segera update! Kalau kalian punya pengalaman sendiri, wah senang sekali kalau kalian tuangkan pengalamanmu di kolom komentar di bawah ini.



Comments