Foto: Kebersamaan Danramil Kota Tulungagung bersama Paguyuban Guyub Rukun Berpancasila dalam rangkaian HUT ke-81 TNI.

Suaramuda.com – Hubungan TNI dan rakyat kembali mendapat penegasan dalam rangkaian HUT ke-81 TNI. Danramil Tipe B 0807/01 Kota Tulungagung Kapten Arh Mujiono menilai komunikasi tanpa sekat menjadi kunci untuk memahami kondisi warga sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.

Hal itu disampaikan Mujiono saat menerima kedatangan Paguyuban Guyub Rukun Berpancasila dari Kampung Berpancasila, Gang Arista, Kelurahan Karangwaru, Selasa (6/10/2026). Kedatangan warga tersebut untuk menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI.

Menurut Mujiono, hubungan antara aparat kewilayahan dan warga harus dibangun dengan pendekatan kekeluargaan. TNI, katanya, merupakan bagian dari rakyat sehingga keterbukaan menjadi hal penting dalam membaca berbagai persoalan di lingkungan.

“Kita sangat mengedepankan kekeluargaan. Kita juga bagian dari masyarakat, jadi tidak ada sekat. Sehingga ada keterbukaan,” kata Mujiono.

Prinsip tersebut juga diterapkan melalui keberadaan Babinsa di wilayah binaan. Mereka aktif melakukan komunikasi sosial untuk mengetahui perkembangan dan persoalan yang dihadapi warga, bukan hanya hadir ketika ada kegiatan resmi.

“Babinsa selalu berada di wilayah. Mereka aktif melakukan komunikasi sosial, sehingga bisa saling memahami dan saling menerima,” ujarnya.

Bagi Koramil, hubungan yang terbangun dengan warga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi bersama masyarakat juga diperlukan agar persoalan sosial dapat dikenali lebih awal dan diselesaikan secara bersama sebelum berkembang menjadi konflik.

Dalam kesempatan itu, Mujiono turut memberikan apresiasi kepada Paguyuban Guyub Rukun Berpancasila yang ikut menjaga semangat kebersamaan melalui Kampung Berpancasila.

Ia menilai keberadaan Kampung Berpancasila bukan sekadar nama, tetapi memiliki peran dalam membangun karakter warga serta menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini saya anggap luar biasa. Saya berterima kasih sekali ada paguyuban dan ada Kampung Pancasila seperti ini,” ungkapnya.

Menurut Mujiono, kekuatan masyarakat tidak hanya bertumpu pada keamanan, tetapi juga karakter dan kebersamaan. 

Karena itu, hubungan harmonis antara TNI dan rakyat dinilai penting untuk menjaga persatuan di Kota Tulungagung.

Rangkaian HUT ke-81 TNI tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat bahwa TNI dan rakyat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan.( Ind)