Iklan

Iklan

,

Iklan

Dialog Antar Negara, SMA Muhammadiyah Bangkinang Wujudkan Mimpi Bertaraf Internasional

Redaksi
24 Mei 2022, 14:10 WIB Last Updated 2022-05-24T07:10:44Z

Dialog Antar Negara, SMA Muhammadiyah Bangkinang Wujudkan Mimpi Bertaraf Internasional

KAMPAR - SMA Muhammadiyah Bangkinang mengadakan Dialog Pendidikan Antar Negara Thailand, Australia dan Indonesia.

Narasumber Direktur Kalamullah Al-Qur'an dan Multilingual School Thailand Mr. Soontorn Piyawason, Expatriat In Australia H. Muhammad Yaman dan kepala kantor urusan Internasional dan kemitraan UMRI Pahmi.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Bangkinang Ikhsan Sazali mengatakan, Dialog ini dalam rangkain   kunjungan Direktur Kalamullah Al-Qur'an dan Multilingual School Thailand  di gedung Auditorium SMA Muhammadiyah, Selasa 24 Mei 2022.

Agendanya Mengisi seminar atau dialog, Sharing dengan Muhammadiyah daerah Kampar,

Penanganan MoU UNRI dan UIN. dan melihat Wisata yang ada dikampar. dialog khusus ini dengan tema Mewujudkan Pendidikan Islam Bertaraf Internasional

Peserta seluruh kepala Sekolah Muhammadiyah Se- Kampar, Guru  Bahasa Inggris MTs SMP Negeri dan Dua orang pengurus OSIS 

Tujuan kegiatan ini dalam rangka Tindak Lanjut kerja sama SMA Muhammadiyah Bangkinang dengan Sekolah Di Thailand Dalam program internasional.

Ikhsan Sazali bercerita, 10 tahun yang lalu, kami punya cita-cita. Visi SMA muhammadiyah yang bertaraf dunia. Dulu 10 tahun yan lalu membuat visi bertaraf dunia, Itu semasa Drs. M. Yunus menjadi kepala sekolah.

"Hari ini Alhamdulillah kami Mencoba mewujudkan sekolah ini bertaraf Internasional," kata Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Bangkinang Ikhsan Sazali

Memang untuk mewujudkan ini tidak muda, Program ini untuk memulainya sangat susah sekali. Kenapa, karna kebiasaan kita dikampung kita berbahasa ocu/berbahasa Indonesia.

"Di saat Covid kami coba untuk virtual dengan Sekolah Thailand, SMA Muhammadiyah salah satu Sekolah SMA yang memiliki Program Unggul diantaranya Program Wajib Berbahasa Inggris dan Program Tahfiz Qur'an," kata Ikhsan Sazali. (HAP)

Iklan