Iklan

Iklan

,

Iklan

PHR Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Kampar

Redaksi
28 Okt 2022, 20:44 WIB Last Updated 2022-10-28T16:23:28Z
KAMPAR - Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar program konvergensi Percepatan Penurunan Stunting dan Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan. 

Acara dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kampar, Drs. H. Yusri, Kepala Perwakilan BKKBN Riau, Mardalena Wati Yulia, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Zulhendra Das'at, Camat XIII Koto Kampar Zulfikar, Danramil 12 /XIII koto Kampar, Kapten Inf. Muhammad Yusuf, Perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan, Winda Damelia, tokoh agama dan tokoh masyarakat, di halaman SDN 014, Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar.

Berbagai acara diselenggarakan, antara lain pemberian makanan tambahan kepada balita, pemberian bibit sayuran, pembangunan sambungan pipa air minum, pembangunan bedah rumah, pemberian alat edukasi pada keluarga balita stunting, pembayaran BLT DD Tahap III, bantuan makanan bahan ikan serta antuan alat Antropometri. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung kegiatan bakti sosial dan hasil bantuan intervensi stunting kepada keluarga beresiko stunting.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, yang diwakili oleh Sekda Kampar Drs. H. Yusri mengatakan, bahwa Kabupaten Kampar sangat mendukung Program Nasional sesuai dengan mandat Perpres Nomor 72 Tahun 202, tentang percepatan Penurunan Stunting.

“Diharapakan hingga Desember 2022 nanti, angka penurunan stunting sudah mencapai 14 persen," ujar Yusri Kamis  27 Oktober 2022

"Komitmen pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung percepatan penurunan stunting salah satunya adalah dengan menggiring program kegiatan di setiap OPD, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, mulai dari RKPD, Renja sampai menjadi DPA," ujarnya.

Dalam program tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui mitranya Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Riau memberikan bantuan berupa dukungan pelatihan kader, peralatan  posyandu dan makanan tambahan (PMT) untuk Baduta stunting dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK). 

Adapun daerah intervensi program stunting PHR - PKBI Riau di Wilayah Kampar meliputi 3 desa yaitu Desa Gading Sari, Desa Pancuran Gading dan Desa Kota Garo.

Senior Analyst Social Performance PHR WK Rokan, Winda Damelia mengungkapkan, bahwa PHR menganggap kesehatan anak-anak hari ini sangat penting, guna memberi mereka peluang untuk bersaing di masa depan.

“Selain pendidikan dan keterampilan, Kesehatan anak-anak sangat penting. Karena merekalah yang kelak menjadi generasi yang akan melanjutkan pembangunan," ujar Winda. 

Akurasi hasil pengukuran pertumbuhan bayi dan anak-anak mutlak dibutuhkan, agar data stunting menjadi akurat. Itu sebabnya PHR memberikan peralatan dan pendidikan kader petugas posyandu.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Zulhendra Das'at, mengapresiasi kepedulian PHR terhadap percepatan penurunan stunting. 

“kami berharap ini bisa di teladani oleh perusahaan perusahaan lain yang berada di wilayah kerja kabupaten Kampar,” ujar Zulhendra. (**)

Iklan