Foto : Ardo serahkan formulir pendaftaran bakal calon bupati ke PKS.

Suaramuda.com - Rahmad Jevary Juniardo atau Ardo datang mengembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar, Sabtu (18/11/2023).

Ardo datang dengan didampingi Bendahara Demokrat Rendy Ikhwantara dan Ketua Bappilu Khairul Azmi serta turut diantar oleh fungsionaris partai lainnya, jadi kandidat bupati pertama yang mengembalikan formulir ke PKS. Dimana sebelum ini ada 10 orang yang telah mengambil formulir.

"Alhamdulillah saya bersama fungsionaris Demokrat datang ke PKS mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati," ucap Ardo, Sabtu (18/11/2023) saat ditemui di halaman kantor DPD PKS di Jalan Jendral Soedirman, Bangkinang Kota.

Kata Ardo, sebelumnya formulir pendaftaran bakal calon bupati tidak ia jemput melainkan diantar oleh tim dari PKS.

Kedatangan Ardo dan rombongan disambut langsung oleh Ketua DPD PKS, Tamaruddin. Turut mendampingi Tamaruddin Sekretaris partai Selamat beserta anggota Fraksi PKS di DPRD, Safrizal dan Edi Afrizon beserta fungsionaris partai lainnya.

Pengembalian formulir ini, kata Ardo bukti ia serius menghadapi pilkada Kampar 2024. "Ini cukup sebagai jawaban bagi publik yang bertanya tanya, apakah saya maju atau tidak. Di sini saya katakan, saya maju," tegas Ardo.

Hasrat ingin maju, lanjut Ardo, disebabkan kondisi Kampar selama 7 tahun ke belakang tidak sesuai harapan. Di mana angka kemiskinan naik, dibanding sebelum tahun 2017 lalu. Angka pengangguran tinggi bahkan angka kemiskinan ekstrem pun melonjak jadi yang tertinggi di Riau. Dan kondisi itu sebut Ardo sungguh membuatnya prihatin.

Menurut politisi muda satu anak ini, data dan fakta seperti itu, cukup menjadi faktor pendorong bagi dia untuk turun tangan membenahi Negeri Serambi Mekkah ini seperti dulu pada saat dipimpin oleh Bupati Jefry Noer.

"Saya akan benahi Kampar kita tercinta, kita akan membangun infrastruktur secara besar-besaran lagi. Kita akan turunkan angka kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem kita hapus. Itu komitmen saya," ucap Ardo.

Belum lagi kata Ardo, banyak proyek-proyek mangkrak terjadi. Hal itu ungkap dia, karena Kampar mengalami krisis kepemimpinan. Dan negeri ini tidak hanya telah diurus secara tidak tepat, tapi lebih dari itu, negeri ini telah diurus oleh orang yang tidak tepat.

"Cukup lah data dan fakta kurang mengenakan itu menjadi bukti, bahwa selama 7 tahun ini Kampar sudah diurus secara tidak tepat. Sebelum 2017 Kampar tak pernah mengalami kondisi angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Riau. Kondisi ini sungguh tak bisa dibiarkan Kampar harus kita selamatkan, kita akan kembalikan kejayaan Kampar," imbuhnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Kampar, Tamaruddin mengatakan, bahwa masa pengembalian formulir Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Kampar di partainya dibuka sejak tanggal 16 Hingga tanggal 20 November 2023.

Kata Tamar, ada 10 orang yang telah mengambil formulir dan Ardo jadi kandidat pertama yang datang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati. Ia pun masih menunggu 9 figur lain untuk datang mengembalikan formulir.

"Kita lihat nanti berapa orang setelah Ardo yang mengembalikan formulir pendaftaran," ujar Tamar.

Dalam menentukan siapa sosok bakal calon bupati/wakil bupati yang benar-benar diusung, sebut Tamar, PKS akan mengacu pada integritas figur, tidak cacat secara hukum, tidak cacat secara moral. Kemudian hasil survey adalah tolak ukur lain yang tidak kalah penting akan jadi bahan pertimbangan.

"Dalam menentukan siapa figur yang akhirnya kita usung di PKS akan mengacu pada integritas calon. Tidak cacat secara hukum dan tidak cacat secara moral," ucap anggota DPRD Provinsi Riau itu. (NAZ)