Foto : Bakal Calon Wali Kota Dumai yang juga Ketua Partai Golkar Kota Dumai, Ferdiansyah, Sekretaris DPD Golkar Kota Dumai, Dr. IR H Yusrizal, Bendahara, Devida Rahmat, S.Kom, para senior partai golkar, dan tokoh masyarakat Dumai.

Suaramuda.com - Partai Golkar Kota Dumai awalnya memiliki 3 kursi pada Pemilu sebelumnya, menjadi 5 kursi pada Pemilu 2024. Dengan adanya 5 kursi keterwakilannya di legislatif, hal ini menjadikan Partai Golkar ingin salah satu kadernya ikut pula dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Dumai periode 2024-2029. 

Partai Golkar akan mengusung Ketuanya Ferdiansyah, SE untuk maju pada Pilkada Dumai nanti. Hal itu disampaikan Ferdiansyah saat jumpa pers dengan sejumlah media yang dihadiri pengurus dan kader partai tersebut, Rabu (15/5/2024). 

" Dengan adanya 5 kursi Golkar di DPRD Dumai merupakan kekuatan penuh bagi kita untuk maju di Pilkada 2024-2029. Keputusan dan pertimbangan ini sangat panjang supaya dari golkar ada yang maju. Pada hari ini tanggal 15 Mei 2024 dengan ini saya menyatakan sikap akan maju di pilkada Dumai 2024-2029," tegasnya. 

Ferdiansyah juga telah mendaftar dan mengembalikan berkas pencalonan sebagai Kepala Daerah Kota Dumai ke PDI P. Ferdiansyah juga akan mendaftar ke PPP dan PKS. 

"Golkar akan berkoalisi dengan partai lainnya. Pada pemilu yang lalu Golkar Kota Dumai meraih sekitar 20 ribu suara sehingga mendapatkan 5 kursi di DPRD Dumai. Kita juga berharap kader Golkar dapat bekerjasama dan dapat diperhitungkan," katanya. 

Sebelum mengambil keputusan, Ferdiansyah juga sudah minta restu dari ibunya, setelah itu minta pendapat dari teman-teman dan kader Golkar, mereka sepakat akan mengusung dirinya. 

Ketika ditanya setelah terpilih menjadi Walikota Dumai nantinya program apa saja yang menjadi prioritas, Ferdainsyah menyebutkan, akan mengurangi angka pengangguran, karena Dumai adalah kota industri dan banyak perusahaan besar tapi di Dumai masih banyak pengangguran. 

" Selain itu, APBD Dumai sangat besar tapi pembangunan di daerah pinggiran tidak terjangkau. Jangan gunakan anggaran itu untuk kepentingan yang tidak menyentuh masyarakat tapi bagaimana anggaran itu dapat membantu ekonomi masyarakat Dumai bangkit dan meningkat," Ulasnya.

"Kita akan jadikan Dumai lebih baik dan pembangunan merata. Seperti daerah pinggiran di Sungai Sembilan, ada beberapa infrastruktur menggunakan APBD Provinsi dan ada pula menggunakan APBD Pemerintah Pusat. Kita akan usahakan agar hubungan Pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat lebih singkron," kata Ketua Partai Golkar, Ferdiansyah. 

Sementara itu, untuk posisi Wakil Walikota Ferdiansyah menyebutkan, butuh pendamping agar bisa bekerja sama karena wakil juga punya kekuatan. 

Untuk posisi Wakil Wali Kota, Golkar kota Dumai juga dalam tahap proses dan survey serta arahan dari DPP Golkar. 

" Mari sama-sama majukan kota Dumai sesuai tupoksi masing-masing, untuk wakil bisa dari partai Golkar, diluar partai dan bisa juga dari tokoh masyarakat Dumai. Saya tak neko-neko siapa pun wakilnya asalkan siap untuk membangun Dumai. Kita juga harus jalin komunikasi dengan partai lainnya," sebut Ferdiansyah. 

Hadir pada pertemuan itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Dumai, Dr. IR H Yusrizal, Bendahara, Devida Rahmat, S.Kom, para senior partai golkar, dan tokoh masyarakat Dumai. (Zakaria)