Foto: Prosesi Wisuda Ners Universitas Pahlawan, Ns. Rindiani Pramudita, S.Kep. (Rabu 14/01/2026).
Suaramuda.com – Perjuangan panjang yang dipenuhi doa, air mata, dan keteguhan hati akhirnya berbuah manis. Rindiani Pramudita, S.Kep., resmi menyandang gelar Ners (Ns.) dengan predikat Pujian (Cumlaude) setelah meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.88 pada Wisuda Profesi Ners.
Capaian gemilang tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan ketulusan dalam belajar mampu mengantarkan seseorang pada prestasi terbaik. Di balik senyum kebahagiaan yang terpancar saat prosesi wisuda, tersimpan perjalanan panjang yang tidak mudah.
Rindiani mengungkapkan bahwa meraih gelar Ns. bukanlah proses yang instan. Ia harus melalui berbagai tahapan pendidikan profesi yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan emosional. Praktik klinik yang padat, tanggung jawab terhadap pasien, hingga tekanan akademik menjadi bagian dari kesehariannya selama menempuh pendidikan.
“Mendapatkan gelar Ns ini bukan hal yang mudah bagi saya. Banyak proses yang telah saya lalui, mulai dari lelahnya praktik, rasa takut melakukan kesalahan, hingga momen hampir menyerah. Namun saya selalu berusaha menguatkan diri dan percaya bahwa semua ini akan terbayar,” ujar Rindiani dengan penuh haru.
Ia menambahkan, dukungan orang tua, keluarga, dosen, serta rekan seperjuangan menjadi kekuatan utama yang membuatnya mampu bertahan hingga akhir. Setiap doa dan motivasi yang diberikan menjadi penyemangat dalam menghadapi berbagai tantangan selama pendidikan profesi.
Predikat Pujian dengan IPK 3.88 yang diraih Rindiani tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, khususnya calon perawat, untuk terus berjuang dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Keberhasilan Rindiani Pramudita ini diharapkan dapat melahirkan perawat profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, integritas, dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Rindiani membuktikan bahwa setiap proses, seberat apa pun, akan menemukan maknanya ketika dijalani dengan kesungguhan dan keikhlasan.