Foto: Disdikpora Kampar Targetkan Rapor Pendidikan Tembus 72, Gandeng RAPP Perkuat Mutu SD–SMP.

Suaramuda.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menargetkan kenaikan rapor pendidikan daerah menjadi 72 pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, Disdikpora menggandeng PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui Program School Improvement yang difokuskan pada peningkatan mutu SD dan SMP.

Komitmen kolaborasi itu disampaikan dalam kegiatan stakeholder meeting dan koordinasi yang digelar di Gedung Guru, Bangkinang, Senin (9/2/2026), dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, kepala sekolah, pengawas, serta manajemen RAPP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Helmi, mengatakan capaian rapor pendidikan Kabupaten Kampar saat ini berada pada angka 69,63.

“Rapor pendidikan Kabupaten Kampar saat ini berada di angka 69,63. Kami menargetkan pada tahun 2026 dapat mencapai angka 72. Dengan kolaborasi bersama PT RAPP, kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” ujar Helmi.

Menurut dia, dukungan sektor swasta sangat penting untuk mempercepat peningkatan mutu pembelajaran, terutama dalam penguatan literasi dan numerasi yang menjadi indikator utama dalam rapor pendidikan nasional.

Helmi menambahkan, program yang dijalankan RAPP sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur kewajiban pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Sementara itu, Community Development Department Head PT RAPP, Leo Simatupang, mengatakan pengembangan pendidikan dasar hingga tingkat SMP menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan perusahaan hingga 2030.

“Pengembangan pendidikan dasar menjadi salah satu fokus utama kami. Kami ingin sekolah-sekolah di wilayah operasional perusahaan memiliki kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan Kementerian Pendidikan,” kata Leo.

Ia mengakui tantangan peningkatan mutu pendidikan masih cukup besar. Karena itu, pihaknya mendorong kolaborasi antara perusahaan, guru, kepala sekolah, pengawas, dan Dinas Pendidikan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran.

Program CSR pendidikan RAPP tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pengelola sekolah. Kegiatannya meliputi pelatihan keterampilan mengajar (teaching skill) bagi guru, penguatan manajemen dan tata kelola sekolah bagi kepala sekolah, serta pendampingan perencanaan berbasis kebutuhan sekolah.

Selain itu, penguatan literasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan perpustakaan sekolah. Bantuan mencakup penyediaan buku bacaan, pembinaan sistem pengelolaan perpustakaan, pelatihan pustakawan, hingga pengembangan budaya membaca di lingkungan sekolah.

“Kami menargetkan nilai literasi dan numerasi sekolah binaan berada di atas 70 persen, sesuai standar rapor pendidikan nasional,” ujar Leo.

Program CSR pendidikan tersebut direncanakan berlangsung sepanjang 2026 dengan pelatihan, pendampingan berkelanjutan, serta pengembangan fasilitas pendidikan yang dilaksanakan secara bertahap.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran manajemen RAPP, kepala bidang pendidikan dasar, koordinator wilayah pendidikan kecamatan, pengawas SD dan SMP, kepala sekolah, serta para guru di Kabupaten Kampar.(INF)