Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Drs. H. Suyadi.

Suaramuda.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyiapkan sejumlah program unggulan selama bulan suci Ramadhan 2026. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan penghimpunan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp1,3 miliar dengan prioritas penyaluran pada sektor kemanusiaan.

“Ramadhan menjadi momentum untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian ZIS agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Suyadi, Selasa (24/2/2026)

Adapun program unggulan BAZNAS Tulungagung di bulan Ramadhan meliputi pendistribusian beras zakat fitrah ke seluruh desa di wilayah Kabupaten Tulungagung melalui relawan di tingkat kecamatan.
Selain itu, terdapat Program Orang Tua Asuh Sehari (OASE) serta santunan bagi 1.000 anak yatim yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS).

BAZNAS juga menggelar Program Manasik Zakat dalam rangka Pondok Ramadhan di sejumlah SD dan SMP, serta menyalurkan paket sembako “Si Fitri” bagi kaum duafa.
Untuk penyaluran manfaat, rata-rata sebanyak 350 mustahik di setiap kecamatan ditargetkan menerima bantuan selama Ramadhan.

Dalam upaya mengoptimalkan penghimpunan ZIS, BAZNAS Tulungagung melakukan berbagai sosialisasi, antara lain sosialisasi zakat fitrah sebelum Ramadhan di lingkungan Pemkab dan Kementerian Agama.

Melalui kegiatan Pondok Ramadhan Manasik Zakat di sekolah, peserta didik tidak hanya mendapatkan pemahaman materi tentang zakat dan delapan asnaf (golongan penerima zakat), tetapi juga dilatih menjadi pribadi dermawan melalui praktik sedekah. Dana yang terkumpul dari para siswa nantinya akan disalurkan kembali kepada pihak yang berhak, baik teman sekolah maupun warga sekitar.

Untuk mendukung optimalisasi penghimpunan, BAZNAS juga memasang banner ajakan ZIS dari Bupati Tulungagung di seluruh kantor kecamatan.

Dalam membantu warga terdampak kondisi ekonomi sulit, BAZNAS Tulungagung memiliki program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatang kara. Program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan, khususnya lansia yang hidup sendiri tanpa penghasilan tetap maupun pendamping keluarga.

Selain itu, melalui Program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan diberikan kepada korban bencana untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti makanan, layanan kesehatan, logistik hingga pemulihan pascabencana. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BAZNAS Tulungagung bekerja sama dengan dinas terkait dalam proses pendataan. Tak hanya itu, tim juga diterjunkan langsung ke kediaman calon penerima manfaat guna melakukan survei kelayakan.

Suyadi menegaskan, transparansi dan akuntabilitas menjadi komitmen utama dalam pengelolaan dana umat. Laporan kegiatan dan keuangan dipublikasikan secara berkala melalui media sosial dan website resmi BAZNAS Tulungagung sehingga dapat diakses masyarakat.
“Selain itu, laporan keuangan kami juga diaudit, baik secara internal maupun eksternal, untuk memastikan pengelolaan dana berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dengan berbagai program tersebut,BAZNAS Tulungagung berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum penguatan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.(Ind).