Foto: Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kabupaten Kampar, Yogi R Yudistira.

Suaramuda.com – Anggaran makan dan minum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar disebut mencapai lebih dari Rp20 miliar. Informasi tersebut diungkapkan oleh salah seorang anggota DPRD Kampar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, besaran anggaran tersebut dinilai tidak wajar dan perlu mendapat perhatian serius. Ia menilai tingginya anggaran makan minum mencerminkan lemahnya pengendalian belanja daerah.

“Angkanya cukup besar. Kami berharap aparat penegak hukum dapat memeriksa penggunaan anggaran makan minum di lingkungan Pemkab Kampar, khususnya di Bagian Umum Setda,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kabupaten Kampar, Yogi R Yudistira, awalnya mengaku tidak mengingat secara pasti besaran anggaran makan minum tersebut. Hal itu disampaikannya ketika ditemui di Kantor Bupati Kampar, Jumat,  (13/3/2026).

“Saya lupa berapa besarannya. Kadang tamu itu tidak menentu, tiba-tiba datang. Banyak tamu yang datang untuk berbagai kegiatan sehingga kita harus menyiapkan konsumsi. Termasuk jika ada kegiatan pimpinan daerah yang mengundang tamu,” kata Yogi.

Ia juga menegaskan bahwa selama menjabat sebagai Kabag Umum, pihaknya telah melakukan efisiensi anggaran.

“Sejak saya menjabat Kabag Umum, sebenarnya sudah dilakukan efisiensi. Bahkan penghematan hampir mencapai 40 persen,” ujarnya.

Namun, tidak lama setelah wawancara tersebut, Yogi kembali menghubungi wartawan melalui telepon seluler untuk memberikan klarifikasi terkait besaran anggaran yang dimaksud.

Ia menjelaskan bahwa angka lebih dari Rp20 miliar tersebut merupakan total anggaran makan minum di sejumlah perangkat daerah, bukan hanya di Bagian Umum Setda.

“Angka dua puluh miliar itu kemungkinan total keseluruhan. Kalau di Bagian Umum sekitar tiga miliar rupiah, kalau tidak salah. Sementara yang lebih dari dua puluh miliar itu termasuk juga di RSUD dan DPRD,” jelasnya. (WAL)