Iklan

Iklan

,

Iklan

Ketua Fraksi Demokrat Kampar, Juswari Perjuangkan Pelestarian Adat di Perda Kampar

Redaksi
4 Mei 2022, 15:46 WIB Last Updated 2022-05-04T08:46:10Z
Ketua Fraksi Demokrat Kampar,  Juswari  Perjuangkan Pelestarian Adat di Perda Kampar

XIII KOTO KAMPAR - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kampar Juswari Umar Said Hadiri Khatib Adat Tahunan yang selenggarakan Pemuda/i Dusun III, IV Kampung Baru, Rabu 04 Mei 2022.

"Saya merasa bangga dan merasa terhormat karna saya diundang oleh pemerintah desa Ninik mamak, Pemuda/i dan masyarakat di acara Halal Bihalal Tahunan Desa Koto Mesjid," Ujar Juswari

"Desa ini tidak terasa asing bagi saya, karna saya  merasa desa ini desa saya sendiri, karna dari muda waktu lajang juga sering disini," Ujar Juswari

Di DPRD  Masalah Ninik mamak ini yang saya bahas. Peraturan Daerah (PERDA), Ini PR saya untuk di DPRD. Semoga ini ada insentifnya nantik, yang perlu diperhatikan  untuk pelestarian Adat Istiadat.

"Ini akan menjadi perhatian khusus desa koto mesjid, baik masalah pembangunan, infrastruktur dan adat Istiadat," Ujar Juswari

"Saya selaku anggota DPRD Kampar beserta keluarga mengucapkan Selamat hari raya idul Fitri. Minal Aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin," Ucap Juswari.

H Syawir Datuok Tandiko Empat Pucuk Suku Kenegerian Pulau Gadang dalam sambutannya, acara halal Bi halal Tradisi ini mari kita lestarikan, kita jaga agar tidak hilang ditengah-tengah masyarakat.

" Saya Titip pesan agar anak kemanakan kita dalam pengawasan dan kontrol yang baik dari orangtua, apalagi ditengah zaman era globalisasi saat ini, maraknya Pergaulan bebas dan masalah Narkoba," Ujar H Syawir Datuok Tandiko.

Kita berharap adanya Peraturan Daerah (PERDA) Adat Istiadat untuk kemaslahatan adat dan budaya 

"Saya Meminta apabila ada anak kemanakan kita yang terjerat masalah hukum, agar tidak melaporkan ke pihak kepolisian, selesaikanlah melalui tokoh adat dan tokoh masyarakat (Restorasi Justice," Pinta H Syawir Datuok Tandiko

"Hanya akan menimbulkan kebencian dendam, lebih baik kita  selesaikan dengan cara kekeluargaan, dengan cara berdamai, agar kasus hukum anak kemanakan tidak berujung di pengadilan dan penjara. Itu kedepan yang kita harapkan," ujar H. Syawir Datuok Tandiko

"Kasus narkoba dikalangan anak muda menjadi sasaran dizaman sekarang, oleh karna itu Saya berharap agar melihat dan mengontrol anak kemanakan agar tidak terjerumus kepada pergaulan bebas, apalagi masalah narkoba," Kata H. Syawir Datuok Tandiko

Lebih lanjut H. Syawir Datuok Tandiko menegaskan, jangan kita terbawak opini, mendengarkan adanya Datuk Tandiko Selain ini, ingin merusak struktur Ninik mamak.

Ninik mamak adalah pintu undiang, Ini adalah membuktikan Talin Batigo di kenegarian pulau gadang tetap utuh, masih kompak. Baik di unsur agama, imam,Bilal, kotik. Inilah adat yang sesungguhnya.

"Kalo ada acara yang menyebut acara adat, tapi tidak duduk yang seperti ini. Bearti itu bukanlah adat kenegarian pulau gadang, itu namanya adat di sepanjang jalan yang mau dibuat dan dirobah sekehendak hati,nya saja" Tegas H Syawir Datuok Tandiko (HAP).

Iklan