Foto : BRIDA Tulungagung Gelar Sosialisasi dan Bimtek IID.

Suaramuda.com - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) Innovative Government Award bersama Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Barata Convention Hall, Selasa (17/2//2024).

BRIDA Kabupaten Tulungagung menjalankan fungsi penunjang pemerintahan untuk melakukan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, invensi, Inovasi, serta Hak Kekayaan Intelektual dan Inkubasi.

Kepala BRIDA Kabupaten Tulungagung sekaligus Ketua Panitia Adi Prasetiya menyampaikan, bahwa melalui acara sosialisasi dan Bimtek ini diharapkan adanya sharing informasi dan sinkronisasi dalam peningkatan indeks inovasi daerah Kabupaten Tulungagung ,baik dalam kuantitas maupun kualitas.

Selain itu, sebgi salah satu perwujudan implementasi pelaksanaan inovasi secara nyata bagi pemerintahan ntah dan pelaku stakeholder dalam pembangunan ekosistem inovasi yang berkelanjutan, perlu adanya pencerahan dalam pemahaman dan penginputan inovasi daerah dalam ajang indeks Govetnment Award (IGA), sehingga skor indeks inovasi daerah di Kabupaten Tulungagung dapat meningkat sebagai salah satu bentuk perwujudan pelayanan prima di masyarakat.

Selain itu, "Kami mengharapkan adanya pemberdayaan lebih lanjut sehingga nilai tambah (Value Added) dapat memberikan eksternal positif bagi pemerintah , swasta, maupun masyarakat," ucap Adi Prasetiya.

Dalam sosialisasi tersebut, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno Melalui Sekretaris Daerah ( Sekda) Tri Haryadi mengungkapkan, kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Indeks Inovasi Daerah (IID) / Innovative Government Award (IGA) ini sebagai salah satu upaya Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan nilai Indeks Inovasi Dareah pada Tahun 2024. 

"Kita berharap dengan adanya Sosialisasi dan Bimbingan Teknis yang langsung diarahkan dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri dapat meningkatkan semangat teman-teman semuanya sehingga dapat berdampak pada meningkatnya Indeks Inovasi Daerah di Kabupaten Tulungagung," kata Tri Haryadi.

Inovasi merupakan sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri diberikan amanat untuk melaksanakan Penilaian Inovasi Daerah yang ditetapkan sebagai salah satu Program Prioritas Kementerian Dalam Negeri. 

Sebagai salah satu bentuk implementasi dari upaya memotivasi serta memacu kreativitas pemerintah daerah untuk melakukan praktik-praktik yang inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. "Penilaian Inovasi Daerah dimaksud untuk Mendorong kompetisi positif antar pemerintah provinsi dan antar pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga dapat diwujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan, guna terwujudnya kesejahteraan rakya," jelasnya.

Berdasarkan Data hasil Penilain Indeks Inovasi Daerah (IID) dari Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kabupaten Tulungagung selama tiga tahun berturut-turut masih masuk dalam kategori Inovatif dan secara peringkat masih belum menggembirakan. 

Maka dari itu, "kita berharap untuk tahun 2024 ini Kabupaten Tulungagung bisa naik Tingkat dengan status kategori penilaian Indeks Inovasi Daerah dari Inovatif menjadi Sangat Inovatif. Selain itu, perlu adanya Kerjasama dan kolaborasi dari seluruh pihak untuk dapat mewujudkannya terutama kepada seluruh OPD yang ada di Kabupaten Tulungagung," kata Sekda. (Indh).