Lapas Bangkinang Gencarkan Pembinaan, Siapkan Warga Binaan Hadapi Dunia Luar.

Suaramuda.com - Dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih produktif dan membina, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang terus menggencarkan berbagai program pembinaan bagi para warga binaan. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan, pengetahuan, serta pembentukan karakter, sebagai bekal bagi narapidana saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyampaikan bahwa program pembinaan merupakan bagian penting dari fungsi lapas sebagai institusi pembinaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga mengedepankan pembinaan moral, spiritual, dan keterampilan kerja bagi warga binaan. Ini adalah bentuk nyata dari pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan,” ujar Kalapas Alexander, Kamis, 2 Oktober 2025.

Beragam Kegiatan Pembinaan
Program pembinaan di Lapas Bangkinang mencakup berbagai bidang, antara lain:

Pelatihan keterampilan kerja, seperti pertukangan, pertanian, perkebunan, dan kerajinan tangan.

Pembinaan keagamaan, melalui kegiatan pengajian, pembinaan rohani, dan pelatihan baca tulis Al-Qur’an bagi warga binaan Muslim.

Pendidikan kesetaraan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Pembinaan mental dan karakter, bekerja sama dengan tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat, dan instansi pemerintahan lainnya.

Salah satu program unggulan yang sedang berjalan adalah pembinaan ketahanan pangan, di mana warga binaan dilibatkan langsung dalam pengelolaan kebun durian, jagung, dan tanaman hortikultura lain di area dalam lapas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan bertani, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan produktivitas.

Dukungan dari Stakeholder
Lapas Kelas IIA Bangkinang juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketenagakerjaan, serta organisasi keagamaan untuk mendukung kelangsungan dan pengembangan program pembinaan.

“Harapan kami, ketika warga binaan bebas nanti, mereka tidak hanya kembali sebagai bagian dari masyarakat, tetapi juga sebagai pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi,” tambah Kalapas.

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan
Meskipun saat ini Lapas Bangkinang tengah menghadapi tantangan overkapasitas, pihak lapas tetap berkomitmen untuk menjalankan program pembinaan secara optimal dan berkelanjutan. Pihaknya juga terus mendorong adanya dukungan sarana dan prasarana dari instansi terkait agar program pembinaan berjalan lebih maksimal.

Lapas Bangkinang bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi menjadi ruang untuk berubah dan tumbuh. Dengan pembinaan yang terarah, para warga binaan diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik. (HAP)