Foto bersama Wakil Bupati Tulungagung , Direktur RSUD Campurdarat, Kadispora, dan peserta Karneni Trail Run 2025.
Suaramuda.com – Peringatan HUT ke-3 RSUD Campurdarat dr. Karneni berlangsung meriah dengan digelarnya Karneni Trail Run 2025, sebuah ajang lari lintas alam yang menempuh rute Gunung Budheg hingga Bukit Lemparan. Ratusan pelari dari berbagai daerah tampak antusias menaklukkan jalur yang dikenal terjal, licin, dan penuh tantangan pascahujan.
Acara ini dilepas langsung oleh Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan pemerintah terhadap kegiatan tersebut.
“Pemerintah sangat mengapresiasi Karneni Trail Run karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mempromosikan wisata alam Tulungagung, khususnya Gunung Budheg dan Bukit Lemparan,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Baharudin menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong pariwisata dan UMKM daerah, sekaligus mempererat komunikasi sosial antarwarga. Melihat tingginya antusiasme peserta, ia membuka peluang menjadikan event serupa sebagai agenda rutin tahunan.
Peserta Karneni Trail Run melintasi jalur alam terbuka dengan variasi tanjakan curam, turunan licin, dan jalur tanah becek akibat hujan sebelumnya. Tantangan tersebut membuat pelari harus menjaga tenaga, keseimbangan, serta fokus penuh sepanjang lintasan.
Wakil Bupati yang turut mencoba sebagian jalur menyebut medan yang dilalui sangat menantang.“Jalur terjal dan licin membuat peserta harus ekstra hati-hati. Ada yang kram dan terkilir, namun semuanya bisa ditangani panitia,” jelasnya.
Ketua Panitia, Ardian Wahyu Dianto, menjelaskan bahwa Karneni Trail Run 2025 menjadi momentum ganda bagi RSUD Campurdarat.“Tahun ini istimewa karena selain ulang tahun ketiga, RSUD Campurdarat resmi naik kelas dari tipe D menjadi tipe C. Kami ingin memperkenalkan rumah sakit kepada masyarakat melalui event positif,” ujarnya.
Dalam kegiatan ,Panitia melibatkan tim medis lengkap, termasuk dokter spesialis, untuk memastikan pelayanan kesehatan selama acara berjalan optimal.
Adapun pendaftaran Karneni Trail Run dilakukan secara online melalui vendor penyedia tiket. Dalam waktu hanya sepuluh hari, slot peserta langsung habis. “Banyak yang tidak kebagian tiket dan meminta penambahan kuota, tetapi kami harus menyesuaikan kapasitas jalur. Para peserta datang dari berbagai daerah, bahkan beberapa pemenang berasal dari luar kota," jelas Ardian.
Selain olahraga, acara ini juga menjadi ajang promosi wisata lokal. Bukit Lemparan saat ini tengah menjadi destinasi favorit, dan melalui kegiatan ini panitia berharap UMKM lokal ikut terangkat.
“Kami bekerja sama dengan Pemerintah desa, Polsek , dan Koramil. Harapannya, aktivitas ini tidak hanya membuat masyarakat sehat, tetapi juga menghidupkan perekonomian sekitar,” tambah Ardian.
Salah satu peserta, Yoyok, mengaku puas dengan pengalaman barunya mengikuti Karneni Trail Run. “Medannya bervariasi dan butuh konsentrasi tinggi. Tapi justru itu yang membuat trail run seru. Capek, tapi puas,” katanya.
Sebagai penutup kegiatan HUT, panitia menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. “Kami siap melayani masyarakat Tulungagung dengan lebih baik. Setelah naik kelas menjadi tipe C, fasilitas dan layanan kami semakin lengkap,” pesan Ardian.(Ind).