Peserta dari 18 partai politik di Kabupaten Tulungagung berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi pendidikan politik di Auditorium UBHI.
Suaramuda.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Partai Politik Tahun 2025 di Auditorium UBHI Tulungagung, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 18 partai politik, terdiri dari pengurus maupun anggota partai. Acara dibuka langsung oleh Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, yang menegaskan bahwa peningkatan pemahaman politik bagi kader partai merupakan langkah penting dalam penguatan demokrasi daerah.
Menurut Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Tulungagung sekaligus narasumber kegiatan, Budi Prasetyo, sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman kader partai mengenai proses demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kualitas demokrasi melalui pendidikan politik. Peserta diharapkan memperoleh wawasan yang lebih baik terkait proses politik dan peran penting partai dalam kehidupan demokrasi,” jelas Budi.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun etika dan budaya politik yang bermartabat, agar dinamika politik di daerah tetap berjalan sehat.
Budi menyampaikan bahwa pendidikan politik yang baik akan mendukung stabilitas daerah. “Dengan meningkatnya kualitas pemahaman politik, kami berharap potensi konflik, radikalisme, maupun primordialisme dapat ditekan sehingga tercipta kondusivitas daerah,” ujarnya.
Kesbangpol juga menilai bahwa tingkat kepatuhan partai politik terhadap regulasi demokrasi berjalan baik, termasuk dalam hal penerimaan bantuan keuangan parpol yang hanya diberikan kepada partai yang memiliki kursi di DPRD, sesuai aturan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Kesbangpol mendorong partai politik menjadi organisasi yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Sosialisasi ini juga bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas partai politik dalam menjalankan fungsinya,” tambah Budi.
Menurut Kesbangpol, indikator kemajuan pembinaan partai politik dapat dilihat dari tingkat keaktifan partai dalam mendukung penyelenggaraan agenda demokrasi di daerah.
“Partisipasi dan peran aktif parpol menjadi indikator penting dalam evaluasi pembinaan,” jelasnya.
Bakesbangpol berharap partai politik semakin aktif memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan mendorong peningkatan partisipasi politik. “Kami berharap kualitas demokrasi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai agenda politik,” pungkas Budi.(Ind).