PARIAMAN—Politeknik Negeri Padang (PNP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di tingkat menengah. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi (PKM-PGS) Tahun 2025, tim dosen dan mahasiswa Program Studi D3 Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro PNP melaksanakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Implementasi Keunggulan Program Studi di Bidang Otomasi Listrik Industri Menggunakan Modul Saklar Berbasis Pewaktu” di SMK Negeri 3 Pariaman.
| Tim PKM-PGS PNP Bersama Siswa SMK Negeri 3 Pariaman Berfoto Bersama Usai Sosialisasi |
Tim PKM PNP Akbar Abadi, Senin (22/12) mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (9/12) itu bertujuan memberikan
gambaran yang lebih jelas kepada siswa dan guru mengenai pendidikan vokasi di
perguruan tinggi, sekaligus memperkenalkan penerapan otomasi listrik industri
secara praktis dan aplikatif. Selama ini, siswa SMK masih menghadapi
keterbatasan informasi terkait perguruan tinggi rujukan yang selaras dengan
kompetensi keahlian mereka, serta minimnya alat praktik yang merepresentasikan
teknologi otomasi sederhana yang digunakan di dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, tim
pengabdian PNP diantaranya Akbar Abadi, Riza Widia, Tri Artono, Witrionanda,
Aldi Rahman, dan Azri Hafizi, melakukan sosialisasi mengenai Politeknik Negeri
Padang khususnya Program Studi Teknik Listrik. Sosialisasi ini dilengkapi
dengan pemaparan peluang studi lanjut, kompetensi lulusan, serta gambaran dunia
kerja bagi lulusan pendidikan vokasi.
Tidak hanya berhenti pada pemaparan teori, kegiatan ini juga menghadirkan praktik langsung menggunakan Modul Saklar Berbasis Pewaktu. Modul ini dirancang sebagai alternatif pengganti saklar staircase konvensional yang selama ini jarang digunakan dalam pembelajaran karena harga yang relatif mahal. Dengan biaya yang jauh lebih ekonomis, modul berbasis relay dan timer digital ini tetap memiliki fungsi dan fitur otomasi yang setara, seperti pengendalian beban listrik secara otomatis berbasis waktu.
|
|
Melalui sesi demonstrasi dan
praktik, guru dan siswa diajak mengenal komponen utama modul, memahami diagram
rangkaian mode tiga kawat dan empat kawat, serta mengoperasikan modul secara
langsung dengan beban sederhana berupa lampu. Suasana kegiatan berlangsung
interaktif, ditandai dengan diskusi aktif dan antusiasme peserta dalam mencoba
rangkaian otomasi.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian PNP juga menghibahkan Modul Saklar Berbasis Pewaktu beserta modul pembelajaran kepada SMKN 3 Pariaman. Modul ini diharapkan dapat digunakan secara rutin dalam pembelajaran dan menjadi inspirasi bagi guru serta siswa untuk mengembangkan alat praktik serupa secara mandiri.
Ketua tim pengabdian menyampaikan
bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi teknis siswa,
tetapi juga menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam menentukan
arah kelanjutan studi ke jenjang pendidikan tinggi vokasi. “Kami berharap siswa
SMK memiliki gambaran yang jelas tentang masa depan pendidikan dan dunia kerja
yang bisa mereka tempuh sesuai dengan keahlian yang dimiliki,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik
Negeri Padang dan SMK Negeri 3 Pariaman sepakat untuk terus menjalin kerja sama
berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan pembelajaran otomasi dan sistem
kontrol listrik. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan
vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.(why)