Foto: Dinkes Kampar Terima Kunker DPRD Pekanbaru, Bahas Penanganan Campak.
Suaramuda.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Pekanbaru untuk membahas penguatan penanganan penyakit menular, khususnya campak, di wilayah perbatasan, Selasa, 17 Maret, 2026.
Rombongan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Niar Etawati, didampingi Wakil Ketua Tekad Indra Pradana Abidin beserta anggota dan tenaga ahli sekretariat dewan.
Kunjungan tersebut disambut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kampar, Elfian, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kampar, dr. Asmara Fitrah Abadi. Turut hadir tim kerja imunisasi.
Dalam pertemuan itu, Dinas Kesehatan Kampar memaparkan sejumlah langkah percepatan penanganan campak, termasuk penguatan imunisasi hingga tingkat desa dan dusun dengan melibatkan kader kesehatan.
Program ini merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menyusul meningkatnya kasus campak dan status kejadian luar biasa (KLB) secara nasional pada 2026.
Sebagai wilayah yang berbatasan langsung, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru menjadi prioritas dalam pelaksanaan Imunisasi Kejar Serentak atau Catch Up Campaign (CUC) yang berlangsung sepanjang Maret 2026.
Berdasarkan data 2025, tercatat 23 kasus campak di Kabupaten Kampar yang tersebar di enam wilayah kerja puskesmas. Kasus terbanyak ditemukan di wilayah perbatasan dengan Kota Pekanbaru, antara lain di Puskesmas Tambang, Kubang Jaya, dan Pandau Jaya.
Pelaksanaan imunisasi kejar di Kampar dimulai sejak 10 Maret 2026. Hingga 17 Maret, sebanyak 2.084 bayi telah menerima imunisasi MR1 dari target 4.596 anak.
Sementara itu, 6.629 anak bawah dua tahun telah mendapatkan imunisasi MR2 dari target 15.911 anak.
Upaya percepatan juga dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. Dinas Kesehatan Kampar bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan UNICEF menggelar rapat daring yang melibatkan kepala puskesmas, bidan desa, dan kader PKK.
Selain itu, Ketua TP PKK Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, meninjau langsung pelaksanaan imunisasi di Posyandu Teratai, Kecamatan Salo, dan Puskesmas Kuok.
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Niar Etawati, mengapresiasi langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan Kampar. Ia menyebut hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Pekanbaru.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kampar, Elfian, menyatakan optimistis target imunisasi dapat tercapai hingga akhir Maret 2026.
“Kami terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan memutus penularan campak,” ujarnya. (ADV)