Foto: Jejak Pengabdian Zulmansyah Sekedang: Inspirasi yang Tak Pernah Padam.
Suaramuda.com - Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Tokoh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari di Jakarta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan. Kepergian Zulmansyah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan seprofesi.
Kabar wafatnya Zulmansyah pertama kali beredar di grup WhatsApp PWI Riau pada Sabtu pagi. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi langsung oleh rekan sejawat, Zulmiron.
Kepergian sosok yang dikenal sebagai pemimpin visioner itu sontak mengejutkan banyak pihak. Selain aktif di organisasi, Zulmansyah juga dikenal sebagai figur yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik.
Penulis, Adi Jondri Putra, mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang terbuka terhadap perbedaan. Pertemuan pertama keduanya terjadi di Pekanbaru, saat Zulmansyah menyampaikan niat maju dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Riau 2017 di Pelalawan.
Meski saat itu penulis menyatakan ketidaksetujuan, Zulmansyah tetap menghargai perbedaan pendapat. Sikap tersebut menjadi salah satu cerminan kedewasaan dan jiwa kepemimpinan yang dimilikinya.
Pada Konferprov PWI Riau 2023 di Bengkalis, Zulmansyah kembali maju sebagai kandidat dan akhirnya terpilih sebagai Ketua PWI Riau. Setelah terpilih, ia justru merangkul berbagai pihak, termasuk mereka yang sebelumnya berbeda pilihan.
Di bawah kepemimpinannya, PWI Riau menunjukkan dinamika organisasi yang aktif dan progresif. Zulmansyah juga sempat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PWI Pusat, bersaing dengan sejumlah tokoh nasional.
Meski belum berhasil meraih posisi tertinggi, perannya tetap signifikan dalam menentukan arah organisasi. Ia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat melalui mekanisme konferensi luar biasa.
Dalam perjalanan organisasi yang tidak selalu mulus, Zulmansyah hadir sebagai figur pemersatu. Ia dikenal memiliki komitmen kuat terhadap organisasi, persahabatan, serta nilai-nilai kepemimpinan yang bijaksana.
Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi dunia pers, khususnya di Riau. Jejak pengabdian dan keteladanannya akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi generasi wartawan berikutnya.
“Selamat jalan, Abang terbaik. Dari engkau, saya belajar arti komitmen, keteguhan prinsip, dan pentingnya menjaga optimisme,” tulis Adi.
Doa pun mengalir untuk almarhum agar segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Allah SWT serta ditempatkan di tempat terbaik.
Penulis: Adi Jondri Putra