Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Masjid Zulkifli itu dirangkaikan dengan acara halal bihalal bersama masyarakat RT 10 dan RT 12.
Dalam sambutannya, Misharti mengapresiasi inisiatif warga yang memprioritaskan pendidikan keagamaan bagi generasi muda. Ia menilai keberadaan MDTA penting di tengah tantangan perkembangan zaman.
“Pembangunan MDTA ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda, baik dari sisi pendidikan maupun pembinaan karakter,” ujarnya.
Menurut dia, pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan sejalan dengan visi Kabupaten Kampar sebagai daerah yang menjunjung nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kampar, kata dia, juga menjalankan sejumlah program pendidikan, antara lain bantuan seragam gratis bagi siswa kurang mampu serta program lain yang mendukung penguatan nilai keagamaan.
Misharti menegaskan pemerintah daerah mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan sarana pendidikan. Ia menilai langkah warga Perumahan Setia Nusa menjadi contoh sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Kegiatan itu dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Tambang, Kepala Desa Kualu, tokoh masyarakat, serta alim ulama. Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan gedung MDTA yang diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat setempat.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas berdirinya yayasan yang diharapkan dapat mendukung pendidikan anak-anak di lingkungan tersebut. (ADV)