Kegiatan ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui inovasi di berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Misharti menegaskan pentingnya inovasi sebagai kunci menghadapi tantangan pembangunan daerah di era digital. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terus beradaptasi dan menciptakan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Setiap OPD harus mampu menghadirkan inovasi yang relevan dan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik,” kata Misharti.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintahan, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, David Yama.
Dalam paparannya, David menekankan bahwa inovasi harus menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan, bukan sekadar program. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.
Rapat diikuti seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Kampar. Diskusi mencakup percepatan inovasi daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, serta integrasi sistem digital dalam tata kelola pemerintahan.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Kampar menargetkan percepatan implementasi inovasi daerah guna meningkatkan daya saing serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ADV)