Foto: Fuad Ashari: Tantangan Pemkab kini ada pada eksekusi program, bukan perencanaan.

Suaramuda.com — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Tulungagung mengingatkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung agar tidak hanya fokus pada penyusunan program pembangunan, tetapi juga mempercepat pelaksanaannya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Tulungagung, Fuad Ashari, mengatakan dokumen perencanaan pembangunan daerah pada dasarnya telah disusun dengan baik. Namun, menurutnya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan terletak pada banyaknya program yang direncanakan, melainkan pada hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

"Perencanaan kita sebenarnya sudah cukup baik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana seluruh program dapat dieksekusi tepat waktu, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Fuad, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pembangunan yang nyata, bukan sekadar laporan capaian atau seremoni. Perbaikan infrastruktur jalan, jaringan irigasi yang berfungsi optimal, pelayanan kesehatan yang mudah diakses, peningkatan kualitas pendidikan, hingga terbukanya peluang usaha merupakan kebutuhan yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Karena itu, Fraksi PKB mendorong agar pelaksanaan APBD dikawal secara maksimal melalui pengawasan yang efektif. Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan penyerapan anggaran yang tetap akuntabel, serta penguatan belanja publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan.

Fuad menegaskan, Fraksi PKB akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif. Pihaknya siap mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memberikan kritik dan masukan apabila pelaksanaannya dinilai belum optimal.

"Kalau programnya baik, kami akan mendukung sepenuhnya. Tetapi jika pelaksanaannya belum efektif, kami akan memberikan kritik yang disertai solusi. Tujuan kami bukan mencari kesalahan, melainkan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa RPJMD Kabupaten Tulungagung 2025–2030 telah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan pada tahun 2026, di antaranya percepatan pelayanan dasar, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan investasi daerah.

Menurut Fuad, seluruh target tersebut harus diwujudkan melalui kerja yang cepat, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Keberhasilan pemerintah daerah pada akhirnya diukur dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan. Karena itu, perencanaan yang baik harus diikuti dengan eksekusi yang cepat, tepat, dan memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan warga Tulungagung," pungkasnya. (Ind)