Foto bersama usai upacara pembukaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

Suaramuda.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (13/10/2026). Program yang dilaksanakan Kodim 0807/Tulungagung ini menyasar pembangunan infrastruktur desa sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan.

Pembukaan TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan TMMD merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat, membuka peluang ekonomi, serta meletakkan fondasi bagi peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

“Melalui kemanunggalan TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, TMMD akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar akses pelayanan dasar, menggerakkan perekonomian, serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Tulungagung yang semakin maju dan sejahtera,” kata Ahmad Baharudin dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pembangunan desa dan upaya pengentasan kemiskinan menjadi bagian penting dari arah pembangunan nasional, sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang menekankan pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi.

Ahmad Baharudin juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Karena itu, pelaksanaan TMMD tidak semata-mata berfokus pada kegiatan fisik, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, serta kualitas sumber daya manusia melalui sosialisasi dan penyuluhan.

Dalam program fisik TMMD ke-130, pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu sasaran utama dengan total panjang mencapai 1.373 meter yang tersebar di empat lokasi.

Selain itu, program tersebut mencakup rehabilitasi delapan unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi satu unit musala, pembangunan satu unit toilet umum dengan empat bilik, serta pembangunan jambanisasi bagi delapan keluarga.

Sasaran fisik lainnya meliputi pembangunan lima titik IRPOM dan penanaman pohon sebagai bagian dari kegiatan di wilayah sasaran TMMD.

Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, memperbaiki akses transportasi warga, serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat Desa Pojok.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga menjalankan sejumlah program nonfisik yang menyentuh bidang kesehatan, ekonomi, sosial, dan wawasan kebangsaan.

Kegiatan yang direncanakan antara lain sunatan massal, pengobatan gratis, imunisasi dan posyandu, pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemasangan alat kontrasepsi, serta pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting.

Program lainnya meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, donor darah, bantuan sembako, publikasi dan lomba jurnalistik TMMD, serta seremoni pembukaan dan penutupan.

Sinergi antara pembangunan fisik dan nonfisik tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi.

Pada kesempatan itu, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Pemerintah Kabupaten Tulungagung, katanya, berkomitmen mendukung program tersebut sebagai bagian dari percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pojok.

Pembukaan TMMD ke-130 secara resmi dinyatakan oleh Plt Bupati Tulungagung pada Selasa, 13 Oktober 2026. Program tersebut akan berlangsung hingga 11 November 2026 dengan harapan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta mendukung pembangunan Kabupaten Tulungagung yang semakin maju dan sejahtera.(Ind)