Foto: Tim Wasev menyerahkan tali asih kepada warga penerima manfaat pembangunan rumah melalui program TMMD ke-130 di Desa Pojok.

Suaramuda.com – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah sasaran pembangunan fisik telah mencapai lebih dari 90 persen.

Perkembangan tersebut diketahui saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) meninjau langsung pelaksanaan TMMD di Desa Pojok, Selasa (3/11/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran program berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.

Tim Wasev dipimpin Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han., selaku Sesdispenad. Ia menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan TMMD berjalan baik dan masih sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

"Secara umum, progresnya berjalan sesuai timeline atau jadwal yang sudah dibuat. Sampai saat ini pelaksanaannya masih on the track. Kita berharap seluruh sasaran pembangunan bisa diselesaikan 100 persen dan segera dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.

Ia menyebut, pembangunan jalan menjadi salah satu sasaran yang hampir rampung. Dari hasil peninjauan dan paparan yang diterima, pekerjaan jalan tinggal menyisakan sekitar 100 meter dan diperkirakan dapat diselesaikan dalam tiga hingga empat hari.

Meski demikian, pelaksanaan di lapangan bukan tanpa kendala. Salah satu hambatan yang dihadapi Satgas TMMD adalah distribusi material bangunan yang tidak seluruhnya dapat menjangkau titik pekerjaan.

Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama dan gotong royong bersama masyarakat.

"Memang ada beberapa hambatan, salah satunya distribusi material yang tidak semuanya bisa sampai ke titik pekerjaan. Namun, berkat kerja sama, terutama dengan masyarakat, kendala tersebut bisa dilalui bersama," jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD), Agus Kuncoro, menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan dari desa.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya pemerataan pembangunan dan upaya pengentasan kemiskinan melalui pembangunan yang dimulai dari desa.

Berdasarkan laporan pelaksanaan TMMD ke-130, sejumlah sasaran fisik di Desa Pojok menunjukkan capaian yang menggembirakan. Pembangunan jalan rabat beton mencapai 92,72 persen, rehabilitasi delapan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencapai 92,90 persen, dan pembangunan delapan unit jamban keluarga mencapai 99,31 persen.

Selanjutnya, rehabilitasi masjid mencapai 98,70 persen, pembangunan toilet umum 90,40 persen, pembangunan lima titik sumur bor 98,74 persen, serta penanaman 1.000 pohon telah rampung 100 persen.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan gratis, donor darah, sunatan massal, pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting, imunisasi, Posyandu, pemasangan alat kontrasepsi, pelatihan peternakan dan pertanian, bantuan sembako, hingga sosialisasi wawasan kebangsaan dan rekrutmen TNI.

Adapun kegiatan lanjutan pada 4 hingga 6 November 2026 dijadwalkan mencakup sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, Jembatan Garuda, pelatihan UMKM, percepatan penurunan stunting, serta literasi.

Agus Kuncoro juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Satgas TMMD, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan program tersebut.

Melalui TMMD ke-130, pembangunan di Desa Pojok diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga membuka akses pelayanan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.(Ind)