Iklan

Iklan

,

Iklan

Melibatkan Banyak Pekerja, PT Pertamina Hulu Rokan Rencanakan Seismik Minyak di Tapung Raya

Redaksi
19 Apr 2022, 15:17 WIB Last Updated 2022-04-30T23:58:00Z

 Melibatkan Banyak Pekerja, PT Pertamina Hulu Rokan Rencanakan Seismik Minyak di Tapung Raya

BANGKINANG KOTA - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan silaturahmi dengan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto.

Guna mendukung dan meningkatkan produksi dalam Operasi Minyak dan Gas di Wilayah Rokan Provinsi Riau. di Kantor Bupati Kampar, selasa 19 April 2022.

Silaturahmi dalam membahas Update Pekerjaan Seismik tahun 2022 PT. Pertamina Hulu Rokan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar Suhermi.

Sekaligus juga membahas rencana kegiatan drilling exploration (pengeboran eksplorasi) sebanyak 6 sumur/titik. 

Dalam rencana awal dalam pengecekan keberadaan minyak yang berada di enam Desa (titik) di tiga Kecamatan tersebut.

Terdapat tiga Desa di wilayah Kecamatan Tapung, dua Desa di Kecamatan Tapung Hulu dan Desa  di Kecamatan Tapung Hilir. 

Suhermi terlebih dahulu meminta kepada pihak PHR terkait data berapa luas dan dimana titik yang menjadi kawasan PHR berdasarkan peta. 

Apalagi di Desa Petapahan sendiri terdengar akan melewati hutan larangan adat Imbo Putui. 

Karena dimanapun titik pengeboran nantinya, semua pasti melewati pasilitas masyarakat, negara ataupun perusahaan lain. 

Untuk itu nantinya jelas perlu sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat bagaimana prospek kedepannya. 

Sementara itu Suyatno mewakili Manager Corporate Affairs PT. Pertamina Hulu Rokan pada kesempatan tersebut mengatakan.

Bahwa PHR akan terus berupaya untuk terus meningkatkan produksi minyak di wilayah kerja Rokan dengan memperluas jaringan pengeboran. 

Dengan demikian, perlu kerjasama Pemerintah setempat khususnya Kabupaten Kampar agar rencana kerja ini nantinya bisa berjalan dengan lancar. 

Dalam tahap awal nantinya, kami perlu kerjasama dalam hal Perizinan dan Penetapan ganti rugi. Begitu juga dalam upaya membuka lowongan kerja bagi masyarakat di daerah.

"Dalam operasi nantinya, jelas akan melibatkan banyak pekerja juga. Untuk itu jelas nantinya akan menambah efek positif bagi masyarakat selain PAD terkait tenaga kerja," Katanya

Adapun tenaga kerja yang dipekerjaakan sampai saat ini mencapai  seribu lebih untuk masyarakat Kabupaten Kampar . 

Untuk itu disini sebagai tenaga non ahli pihak Pertamaina bisa akan mempekerjakan putra daerah. (**)

Iklan