Suaramuda.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tahun 2026 dimaknai secara sederhana namun penuh kepedulian oleh LVRI Kabupaten Tulungagung.
Momentum ulang tahun organisasi pejuang tersebut diisi dengan doa bersama dan empati terhadap korban bencana alam di berbagai daerah, bertempat di ruang Veteran kantor KBA, Kabupaten Tulungagung, Selasa (6/1/2026).
Ketua LVRI Kabupaten Tulungagung, Kapten (Purn) Murdi, mengatakan rangkaian kegiatan HUT ke-69 LVRI diawali dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.
“Untuk kegiatan ulang tahun LVRI ke-69 tahun 2026 ini diawali dengan ziarah bersama di TMP dan tabur bunga. Setelah itu kami melaksanakan syukuran dan istighotsah,” ujar Murdi usai acara.
Ia menjelaskan, doa dan istighotsah tersebut secara khusus ditujukan kepada saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurut Kapten (Purn) Murdi, peringatan HUT LVRI tahun ini dilaksanakan secara internal dan sangat sederhana. Hal itu merupakan bentuk empati dan keprihatinan para veteran atas banyaknya bencana yang menimpa rakyat Indonesia.
“Dari pusat sudah memberikan petunjuk agar pelaksanaan di daerah dilakukan secara sederhana. Yang terpenting adalah mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa doa bersama ini memiliki makna mendalam bagi perjalanan hidup dan pengabdian para veteran. Doa dipanjatkan untuk para pahlawan yang telah gugur agar seluruh perjuangannya diterima di hadapan Allah SWT, serta menjadi penguat bagi veteran yang masih hidup untuk melanjutkan semangat perjuangan.
“Untuk para pahlawan yang telah mendahului, semoga perjuangannya diterima di hadapan Allah SWT. Sedangkan bagi kami yang masih hidup, semoga diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangan mereka,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-69 LVRI diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur. Tumpeng tersebut diserahkan kepada veteran tertua sebagai simbol penghormatan dan harapan agar LVRI tetap konsisten menjalankan pengabdian ke depan.
“Pemotongan tumpeng ini menjadi tanda syukur sekaligus semangat kami untuk melangkah dan melaksanakan kegiatan LVRI selama satu tahun ke depan,” pungkasnya.
Peringatan ini menegaskan komitmen LVRI untuk terus hadir bersama rakyat, menjaga nilai-nilai perjuangan, serta menumbuhkan kepedulian sosial demi terwujudnya Indonesia yang kuat dan berdaulat menuju Indonesia Emas.(Ind).