Iklan

Iklan

,

Iklan

Warga Binaan Lapas Bangkinang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Redaksi
13 Okt 2022, 18:41 WIB Last Updated 2022-10-13T11:41:53Z
BANGKINANG - Peringatan Maulid Nabi Muhammad menjadi momentum yang baik untuk meneladani sikap dan perilaku dari Rasulullah SAW. Maulid Nabi merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Rasulullah SAW merupakan sosok teladan dalam kehidupan umat Islam. Guna meneladani akhlak Rasullullah, pegawai dan wargabinaan Lapas Kelas IIA Bangkinang Kanwil Kemenkumham Riau memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1444 Hijriyah, Kamis 13 Oktober 2022.

Maulid yang dilaksanakan pada Masjid At-Taubah Lapas Bangkinang ini, mendatangkan penceramah Habib Faher Bin Abdurrahman Alaydrus untuk mengisi tausiyah berkaitan dengan  Kisah Nabi Muhammad SAW, Keluarga dan Para Sahabat dari Baginda Rasulullah SAW.

Kalapas Bangkinang, Sutarno dalam sambutannya menyampaikan kegiatan maulid nabi Muhammad ini sebagai ajang untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah antar umat beragama.

“Peringatan maulid yang setiap tahunnya kita laksanakan, tak lain adalah sebagai media untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah, sikap toleransi, mempererat persaudaraan dan persatuan baik secara internal maupun sesama pemeluk agama,” terang Sutarno.

Ia juga menyampaikan perihal kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT untuk membawa umatnya menuju cahaya kebenaran dan meninggalkan buruknya kegelapan pada saat zaman jahiliyyah.

“Mari kita jadikan peringatan maulid nabi ini sebagai momentum untuk menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan, sebab Baginda Rasullulah lah yang mengantarkan kita dari gelapnya zaman jahiliyyah menuju zaman yang terang benderang seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Kalapas juga menyampaikan ucapan terimakasih atas keluangan waktu dari Habib Faher, yang mana dapat memberikan ceramah langsung kepada wargabinaan untuk memahami makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kehadiran Habib Faher dapat menjadi penyemangat dan pemacu antusias dari wargabinaan untuk memaknai secara mendalam perihal pentingnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  Sebab beliau merupakan bagian garis keturunan dari Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.(**)

Iklan