Foto : LKD Telah di Sampaikan, Alfedri : Opini WTP Kembali Jadi Harapan.

Suaramuda.com - Bupati Siak Alfedri serahkan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Pemerintah Kabupaten Siak Unaudited Tahun Anggaran 2023. Dokumen laporan tersebut di terima langsung Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau Jariatna, di Kantor BPK, di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (27/3/2024).

Bupati Alfedri tampak hadir di dampingi Kepala Inspektorat Siak Faly Wurendarasto bersama plt kepala Keuangan Daerah (BKD) Raja Indor Parlindungan Siregar menyertai penyerahan laporan keuangan daerah kabupaten Siak tahun 2023 itu.

Bupati Siak Alfedri berharap laporan keuangan daerah tahun 2023 ini, mendapat persetujuan kembali dengan opini predikat Wajar Tampa Pengecualian (WTP), dengan harapan dapat di setujui laporan keuangan daerah (LKD) ini.

"LKD 2023, kita realisasi anggaran pendapatan sebesar 99,76 persen dan pertambahan aset sebesar 8,34 persen Tentu ini, kita harapkan bisa menjadi pedoman landasan melanjutkan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kemakmuran masyarakat kabupaten Siak," sebutnya.

Alfedri mengucapkan terimakasih atas masukan dan saran dari BPK sehingga laporan ini dapat di selesaikan dengan baik.

"Atas nama pemerintah kabupaten siak, kami mohon arahan dan binaannya dalam menyusun penyampaian laporan keuangan ini, sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tentu ini menjadi pedoman kami dalam menjalankan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat," harapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Riau Jariatna mengatakan, "Di akhir maret Pemkab Siak telah menyelesaikan LKD tahun 2023, disini kami berikan saran dan arahan agar terus menjaga indek kesejahteraan masyarakat dalam menjalankan keuangan daerahnya, karena sesuai dengan arahan dari pusat agar memperhatikan indek terpenting khalayak," ungkap Jariatna.

Lanjutnya, pelaksanaan roda pemerintahan tentu harus melihat berbagai apek pembangunan, tentu sekarang ini. Pemerintah pusat melihat aspek terpenting dalam membelanjakan anggaran daerahnya, apakah terpenuhi aspek kesejahteraan, tentu ini akan terbaca melalui indek statistiknya di daerah tersebut khususnya kabupaten siak.

"Proses masih berjalan dalam pemeriksaan, dan jadwal juga sudah menanti kedepannya untuk sama-sama kita saling bekerja dan mengkoreksi laporan keuangan daerah kabupaten siak ini, semoga dengan jadwal yang telah kami siapkan selesai dengan apa yang kita harapkan kedepannya nanti menjadi lebih baik tentunya", harap Jariatna. (INF)