PADANG- Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) penuh makna dan sangat bermanfaat dilakukan oleh Tim Dosen Jurusan Teknik Elekro Politeknik Negeri Padang (PNP). Kegiatan yang dilaksanakan yaitu optimalisasi penerangan melalui desain instalasi listrik yang efisien di Masjid Desa Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat
Ketua tim PKM Ir Herisajani, ST., M.Kom pada Selasa (9/12/2025) mengatakan bahwa sejak dilakukannya kegiatan PKM tersebut pada Senin (27/10/2025) yang lalu, jamaah masjid sudah bisa beribadah dalam kondisi yang terang benderang. Tim pengabdian masyarakat dari PNP ini terdiri atas sejumlah dosen dan mahasiswa yaitu: Ir. Herisajani, ST., M.Kom., Wiwik Wiharti, ST., MT., Akbar Abadi, ST., MT., Muhardika, S.ST., M.T dan Dr. Nofri Dodi, S.T., M.Pd., M.T, beserta beberapa orang mahasiswa prodi Teknik Listrik.
| Herisajani (Ketua Tim, di tengah) bersama anggota tim saat berfoto di depan Masjid Taqwa Guo sebelum dimulainya pekerjaan instalasi, Senin (27/10/2025) |
Pada kesempatan tersebut, tim tidak hanya mengganti lampu, tetapi mendesain ulang sistem instalasi listrik agar sesuai dengan standar keamanan dan memaksimalkan efisiensi energi. Tim memulai pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melakukan survei komprehensif. Mereka mencatat kondisi fisik bangunan dan instalasi listrik lama yang sudah usang dan tidak terstandarisasi.
| Tim survei lokasi, menunjukkan area di tempat
wudhu atau ruangan tambahan yang masih memerlukan penataan dan penerangan yang
memadai. |
Penyelesaian pelaksanaan pengabdian masyarakat ini disambut antusias oleh pengurus Masjid Taqwa Guo. Mereka berharap lingkungan yang lebih terang dan aman ini dapat semakin memotivasi warga Desa Guo untuk beribadah. Keunggulan pengabdian masyarakat ini terletak pada implementasi teknis yang mengutamakan keamanan dan kepatuhan terhadap standar instalasi listrik. Tim yang dipimpin oleh Herisajani memastikan bahwa semua pekerjaan dilakukan sesuai kaidah yang berlaku, jauh dari praktik instalasi non-standar yang berisiko. Tim pengabdian masyarakat memilih komponen instalasi yang berkualitas dan tahan lama, terutama mengingat area tempat wudhu yang selalu lembab.
| Sebagian material instalasi listrik yang digunakan, seperti rol kabel, kotak sambung, dan fitting lampu, yang dipilih berdasarkan standar keamanan (SNI) dan ketahanan terhadap lingkungan lembab |
Beberapa komponen kunci yang
dipasang meliputi:
- Kabel
Terstandarisasi: Penggunaan kabel yang memiliki isolasi yang kuat dan
sesuai dengan kapasitas arus yang dibutuhkan.
- Proteksi
Kebocoran Arus: Instalasi di area wudhu kini dilengkapi dengan Ground Fault Circuit Interrupter/Earth Leakage Circuit Breaker (GFCI/EELCB). Alat ini
vital untuk mencegah sengatan listrik fatal di lingkungan basah, karena
akan memutus arus secara otomatis jika terjadi kebocoran ke tanah.
- Kotak
Sambung dan Conduit: Semua sambungan kabel ditempatkan di dalam
kotak sambung tertutup (junction box yang tahan air) dan dilindungi oleh
pipa pelindung (conduit) untuk mencegah kerusakan fisik dan kontak
langsung dengan air.
Pemasangan grounding
(pentanahan) yang baik dan penggunaan EELCB di tempat wudhu adalah prioritas
utama karena keselamatan jamaah harus di atas segalanya. Optimalisasi penerangan di area parkir motor
dilakukan dengan strategi pencahayaan yang merata, menggunakan lampu sorot LED
yang kuat. Selain itu, di beberapa titik strategis, dipertimbangkan pemasangan
sensor gerak.
Pemasangan sensor gerak ini berfungsi ganda keamanan (cahaya akan menyala otomatis saat ada pergerakan, mengejutkan potensi pelaku kriminal) dan efisiensi energi (lampu tidak menyala terus-menerus selama tidak ada aktivitas di malam hari). Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah menciptakan area parkir yang terang benderang, mengurangi risiko pencurian dan memberikan rasa tenang kepada jamaah yang membawa kendaraan.
Salah satu aspek terpenting dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Herisajani adalah komitmen terhadap keberlanjutan. Tim tidak hanya menyelesaikan instalasi, tetapi juga memberikan pelatihan dan workshop singkat kepada pengurus masjid dan beberapa perwakilan pemuda Desa Guo.
Masjid Taqwa Guo kini berdiri sebagai percontohan fasilitas ibadah yang menerapkan prinsip-prinsip efisiensi energi dan keamanan instalasi listrik modern, sebuah bukti nyata dampak positif dari pengabdian berbasis keilmuan. Proyek ini diharapkan dapat memicu inisiatif serupa di masjid-masjid lain di Kecamatan Kuranji, menuju komunitas yang lebih efisien dan mandiri secara energi.(why)