Foto: Satpol PP Tulungagung Perkuat Sinergi Pengamanan Jelang Lebaran 2026.

Suaramuda.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026/Idulfitri 1447 H, isu keamanan rumah kosong kembali menjadi perhatian masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Satpol PP Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa pengamanan rumah yang ditinggalkan saat mudik bukan menjadi kewenangan pihaknya.

Kasatpol PP Tulungagung Hartono melalui Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Adi Fitra Wijaya, menyampaikan bahwa secara tugas pokok dan fungsi (tupoksi), tanggung jawab keamanan rumah kosong sepenuhnya berada pada pemilik.

“Satpol PP tidak memiliki kewenangan dalam pengamanan rumah kosong saat musim mudik. Jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan, seperti tindak kriminal, itu sudah menjadi ranah pidana yang ditangani pihak kepolisian,” ujar Fitrai, Rabu (18/3/2026).

Meski demikian, Satpol PP tetap berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah selama momentum Lebaran. Upaya yang dilakukan di antaranya melalui koordinasi dengan jajaran kecamatan, khususnya Kasi Trantib, serta sinergi dengan instansi terkait guna meminimalisir potensi gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

Fitra menjelaskan, langkah preventif terhadap potensi kejahatan di kawasan permukiman lebih menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Sementara Satpol PP berfokus pada pencegahan gangguan trantibum melalui patroli dan pengawasan wilayah berbasis koordinasi lintas sektor.

Dalam pengamanan Lebaran tahun ini, Satpol PP Tulungagung juga terlibat dalam Operasi Ketupat yang berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi tersebut difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, bukan secara khusus pada pengamanan rumah kosong.

Sejumlah titik menjadi prioritas pengawasan, terutama kawasan yang berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas. Pos pantau didirikan di beberapa lokasi strategis, seperti GOR Lembu Peteng, Timbangan Ngantru, Pasar Bandung, Pasar Ngunut, dan Pasar Campurdarat.

Lebih lanjut, Satpol PP mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan rumah. Warga diminta melaporkan kondisi rumah kepada RT/RW atau petugas keamanan setempat, serta berkoordinasi dengan tetangga sekitar.

“Jika memungkinkan, aktifkan CCTV dan pastikan sistem keamanan rumah berfungsi dengan baik. Apabila terjadi hal yang mencurigakan, segera hubungi orang terdekat dan laporkan kepada pihak berwajib,” pungkasnya.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat serta koordinasi lintas instansi, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Tulungagung selama Lebaran tetap terjaga kondusif.(Ind)