Foto: Program Ekoteologi Penghijauan KPL Kampar dan KUA Salo Dapat Dukungan PT EMP.

Suaramuda.com – Program penghijauan berbasis Ekoteologi yang digagas Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) Kabupaten Kampar bersama Penyuluh Agama KUA Kecamatan Salo mendapat dukungan dari PT EMP Bentu Limited.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh CSR Officer PT EMP Bentu Limited, Ismulyadi, usai menerima kunjungan panitia pelaksana penghijauan di Kantor EMP Lantai 7 Surya Dumai Group, Pekanbaru, Senin (25/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ismulyadi menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai kegiatan pelestarian lingkungan melalui program sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“PT EMP memiliki perhatian terhadap kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Program penghijauan yang menjadi implementasi Ekoteologi ini tentu sangat positif dan sejalan dengan semangat menjaga alam,” ujarnya.

Menurutnya, program yang diinisiasi KPL Kabupaten Kampar bersama Penyuluh Agama KUA Kecamatan Salo merupakan langkah nyata dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup.

Ia menambahkan, dukungan perusahaan terhadap program penghijauan tersebut akan dibahas lebih lanjut secara internal sesuai mekanisme dan standar operasional perusahaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Ustaz Zamhasri, didampingi Sekretaris Panitia Riki Arpandi, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan PT EMP.

Zamhasri mengatakan, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi positif dalam menyukseskan program penghijauan yang merupakan bagian dari gerakan Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kegiatan penghijauan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran spiritual bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi,” katanya.

Ia menjelaskan, program penghijauan tersebut menjadi salah satu prioritas KPL Kabupaten Kampar di bawah kepemimpinan Adi Jondri Putra. Menurutnya, sinergi antara komunitas lingkungan, penyuluh agama, pemerintah, dan pihak perusahaan menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Zamhasri berharap gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Dengan sinergi seluruh pihak, akan lahir kekuatan besar dalam memberikan pengabdian kepada negeri, masyarakat, dan umat,” tutupnya. (**)