Suaramuda.com - Ratusan relawan, pemasok (supplier), pelaku UMKM, dan pekerja yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Selasa (30/6/2026). Mereka menyampaikan aspirasi agar program MBG segera kembali dilaksanakan setelah penghentian selama masa libur sekolah.
Aksi tersebut diikuti perwakilan relawan dan mitra MBG dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Massa membawa berbagai poster dan menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program yang dinilai telah memberikan manfaat, baik bagi penerima manfaat maupun bagi perekonomian masyarakat.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tulungagung, Rifki Firmansyah, berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat segera kembali berjalan. Menurutnya, MBG telah menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah karena melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai penyediaan makanan bergizi.
Keberadaan program tersebut juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi supplier bahan pangan, pelaku UMKM, jasa katering, petani, peternak, hingga tenaga kerja yang terlibat dalam proses distribusi dan penyediaan makanan.
Penghentian sementara selama sekitar sepekan dinilai berdampak terhadap aktivitas ekonomi para mitra yang selama ini bergantung pada pelaksanaan program.
Melalui aksi damai itu, para relawan dan mitra MBG berharap pemerintah terus mendukung keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan, tidak hanya dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga dalam menjaga perputaran ekonomi di daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, penghentian sementara selama masa libur sekolah dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola pelaksanaan program agar ke depan dapat berjalan lebih baik, tertib, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga memahami bahwa MBG telah memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Karena itu, berbagai aspirasi yang disampaikan relawan, pelaku UMKM, supplier, dan pekerja akan menjadi perhatian dalam mendukung kelangsungan program sesuai mekanisme yang berlaku.(Ind)