Foto: Ketua LVRI Kabupaten Tulungagung ,Kapten (purn) Murdi (kiri nomor dua).
Suaramuda.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan zaman dan dinamika kehidupan sosial masyarakat.
Tahun ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut dinilai relevan sebagai pengingat bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa.
Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Tulungagung, Kapten (Purn) Murdi, mengatakan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi ruang refleksi bersama agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai bangsa pejuang, kita wajib menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Generasi sekarang jangan sampai melupakan perjuangan para pendiri bangsa yang telah mewariskan Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa,” ujarnya,Senin (1/6/2026).
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu terus diperkuat, terutama di tengah kondisi sosial yang semakin beragam dan tantangan zaman yang terus berkembang.
“Pada Hari Lahir Pancasila ini kita patut merenung kembali apakah nilai-nilai Pancasila benar-benar telah hadir dalam kehidupan sehari-hari. Ketika adab mulai ditinggalkan, jiwa kemanusiaan memudar, persatuan mudah dipecah, dan keadilan belum dirasakan oleh semua, maka semangat Pancasila perlu dihidupkan kembali, bukan hanya diucapkan tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” ungkap Kapten (Purn) Murdi.
Ia menambahkan, tema yang diangkat BPIP tahun ini mengandung pesan kuat bahwa Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat kebangsaan sekaligus fondasi dalam membangun perdamaian.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga perekat kebangsaan dan penuntun peradaban. Nilai-nilai itulah yang harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (Ind)