Foto: Ny. Yuyun Ahmad Baharudin menekankan penguatan ketahanan keluarga dan peran kader PKK saat sambutan.

Suaramuda.com – Penguatan ketahanan keluarga menjadi pesan utama yang disampaikan Plt. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, S.E., saat memimpin kunjungan kerja TP PKK di Balai Desa Kalidawir, Kecamatan Kalidawir, Selasa (4/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya peran kader PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak dalam mendukung keberhasilan program pembangunan berbasis keluarga.

Kunjungan kerja itu dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ketua Bidang I, II, dan IV beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, Camat Kalidawir, Ketua TP PKK Kecamatan Kalidawir beserta pengurus, Kepala Desa Kalidawir, Ketua TP PKK Desa Kalidawir bersama kader, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Di hadapan para kader, Ny. Yuyun mengatakan Gerakan PKK tidak hanya berperan sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting agar seluruh program dapat berjalan hingga tingkat Dasa Wisma.

"Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya memperkuat semangat bersama dalam menyukseskan pembangunan masyarakat melalui Gerakan PKK. Kami berharap seluruh kader tetap menjadi ujung tombak dalam menghadirkan program-program pemerintah hingga ke tingkat keluarga melalui kelompok Dasa Wisma," ujarnya.

Ia menjelaskan, Gerakan PKK mengusung visi "Terwujudnya Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita" melalui penguatan karakter keluarga, peningkatan ekonomi, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan tata kelola organisasi. Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Sejumlah program prioritas hasil Rakernas X PKK Tahun 2025 juga terus diimplementasikan di daerah, di antaranya Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), GELAR PELANGI, Rumah Pendidikan dan Keterampilan (Rumah DILAN), penguatan UP2K PKK dan koperasi, pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), serta percepatan penurunan stunting.

Menurut Ny. Yuyun, keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada dedikasi kader PKK yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Program PKK harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kader PKK memiliki peran strategis untuk memastikan setiap program pemerintah dapat diterima dan dilaksanakan oleh keluarga," tegasnya.

Selain memperkuat pemberdayaan keluarga, Ny. Yuyun juga menyoroti transformasi Posyandu melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP). Ia mengatakan Posyandu kini berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang melayani seluruh kelompok usia, mulai anak-anak, remaja, usia produktif hingga lansia.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, kader Posyandu didorong terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif."Kader Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan penerapan ILP, pelayanan menjadi lebih inklusif sehingga peningkatan kompetensi kader menjadi sangat penting," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ny. Yuyun juga mengajak seluruh kader mendukung program KEMPING ASIK (Kader Pendamping ASI Eksklusif) sebagai salah satu upaya mempercepat penurunan angka stunting di Jawa Timur.

Usai kegiatan pembinaan, TP PKK Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan sosial kepada dua warga yang membutuhkan, yakni Ny. Paini yang menderita arthritis kronis dan katarak serta Ny. Sukanti yang mengalami arthritis kronis.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen TP PKK Kabupaten Tulungagung untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembinaan organisasi, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung warga yang membutuhkan.(Ind)