Foto: Asosiasi Pokdarwis Kampar Resmi Dibentuk, Dorong Sinergi dan Kemajuan Pariwisata Daerah.

Suaramuda.com — Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Kampar resmi menginisiasi pembentukan Asosiasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Kampar. Pembentukan asosiasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat dalam mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Kampar.

Deklarasi dan pembentukan asosiasi tersebut dilaksanakan pada 12 September 2026. Kehadiran wadah bersama ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpengelola destinasi wisata sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Apresiasi terhadap pembentukan Asosiasi Pokdarwis Kampar disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdal, ST., MT., melalui Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Abdul Hafis, SE., MM.

Dalam sambutannya, Abdul Hafis menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pokdarwis yang telah berinisiatif dan proaktif dalam mengorganisir kelompok-kelompok sadar wisata di Kabupaten Kampar.

“Terbentuknya asosiasi ini adalah kabar baik. Pemerintah daerah siap mendukung penuh agar Pokdarwis bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memajukan destinasi dan pariwisata di Kampar,” ujar Abdul Hafis mewakili Kepala Disparbud Kampar.

Pengurus Asosiasi Pokdarwis Kampar Terpilih

Dalam musyawarah tersebut, perwakilan Pokdarwis se-Kabupaten Kampar juga menetapkan kepengurusan Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Kampar untuk periode pertama secara demokratis.

Adapun susunan pengurus yang terpilih yakni:

* Ketua: Sutomi, SH
* Wakil Ketua: Syamsul Azwar
* Sekretaris: Dedi Irawan, S.Ag.
* Bendahara: Yuwarlis, S.I.P.

Ketua terpilih Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Kampar, Sutomi, SH, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan asosiasi sebagai wadah yang mampu menyatukan seluruh Pokdarwis di Kabupaten Kampar.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Tugas kami ke depan adalah menyatukan seluruh Pokdarwis di Kampar. Tidak ada lagi yang jalan sendiri-sendiri,” kata Sutomi.

Menurutnya, sinergi antarpelaku wisata menjadi hal penting untuk menjadikan Pokdarwis sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat, khususnya di desa-desa wisata.

“Dengan bersinergi, kita ingin menjadikan Pokdarwis sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa wisata. Mari kita jaga Kampar bersama, kita promosikan Kampar bersama. Wisata Kampar selalu di hati,” tegasnya.

Empat Fokus Utama Asosiasi Pokdarwis

Pembentukan Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Kampar memiliki sejumlah tujuan strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

Pertama, pengembangan pariwisata, khususnya dengan memperkuat pengelolaan destinasi berbasis masyarakat di Kabupaten Kampar.

Kedua, koordinasi terpadu, yakni menjadi wadah komunikasi dan sinergi antara Pokdarwis dengan pemerintah daerah, pihak swasta, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Ketiga, integrasi potensi wisata, dengan menghimpun berbagai potensi wisata alam, budaya, kuliner, hingga ekonomi kreatif yang tersebar di wilayah Kabupaten Kampar dalam satu ekosistem promosi.

Keempat, memperkuat silaturahmi, melalui pertemuan dan komunikasi rutin antara pengurus maupun anggota Pokdarwis se-Kabupaten Kampar.

Dorong Ekonomi Masyarakat dan Kualitas Destinasi

Keberadaan Asosiasi Pokdarwis Kampar diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui terbukanya peluang lapangan kerja baru, berkembangnya ekonomi kreatif, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata desa melalui berbagai program pelatihan.

Bagi destinasi wisata, asosiasi diharapkan dapat mendorong pengelolaan yang lebih tertib, bersih, aman, dan ramah wisatawan melalui penerapan standar serta praktik pengelolaan yang lebih baik.

Sementara bagi pemerintah daerah, keberadaan asosiasi dapat mempermudah koordinasi dan penyaluran berbagai program pengembangan pariwisata melalui wadah resmi yang menghimpun Pokdarwis se-Kabupaten Kampar.

Adapun bagi wisatawan, sinergi tersebut diharapkan dapat menghadirkan informasi dan layanan wisata yang semakin lengkap serta terintegrasi antardestinasi di Kabupaten Kampar.

Susun Program Kerja hingga Peringati Hari Pariwisata Sedunia

Sebagai tindak lanjut pembentukan asosiasi, pengurus berencana menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta program kerja Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Kampar dalam waktu satu bulan ke depan.

Selain itu, akan dilakukan pendataan dan pemetaan potensi wisata di setiap desa wisata binaan Pokdarwis. Asosiasi juga akan mendorong pelaksanaan pelatihan bersama yang mencakup Sapta Pesona, digital marketing, dan peningkatan pelayanan wisata.

Salah satu agenda terdekat adalah memperingati Hari Pariwisata Sedunia pada 27 September 2026 melalui kegiatan bersama seluruh Pokdarwis.

Kegiatan tersebut direncanakan meliputi aksi bersih destinasi wisata, pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pentas seni budaya, serta kampanye “Wisata Kampar di Hati”.

Dengan terbentuknya Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Kampar, sinergi antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan pariwisata diharapkan semakin kuat.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pariwisata Kabupaten Kampar tumbuh lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.