Iklan

Iklan

,

Iklan

Kapolda Riau Silaturahmi dengan Forkopimda Kampar Sekaligus Tinjau Vaksinasi

Redaksi
15 Jun 2022, 16:35 WIB Last Updated 2022-06-15T09:38:54Z
BANGKINANG KOTA - Kapolda Riau Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kampar untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda Kampar di Mapolres Kampar, Rabu 15 Juni 2022.

Kehadiran Kapolda Riau ini didampingi sang istri Ny. Nindya M. Iqbal yang disambut langsung Kapolres Kampar AKBP Rido Purba beserta istri Ny. Bea Rido.

Dalam silaturahmi ini, tampak hadir Pj Bupati Kampar yang diwakili Sekda Kampar Yusri, Kajari Kampar Arif Budiman, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Mulyadi, Wadanyonif 132/BS Kapten Inf Zulfikar Rakita Dewa, Ketua MUI, Ketua NU, Tokoh Masyarakat, Kadiskes Kampar Zulhendra Das'at dan Ketua PWI Kampar.

Kapolda Riau Irjen. Pol. Muhammad Iqbal menyebut, kunjungan kerja nya ini merupakan kewajibannya sebagai pimpinan untuk bersilaturahmi dengan para anggota di Polres Kampar.

Kemudian Kapolda Riau didampingi Forkopimda Kampar meninjau kegiatan vaksinisasi di rumah dinas Kapolres Kampar dan menyapa masyarakat yang hendak divaksinasi.

Selain itu, Kapolda Riau juga menyempatkan diri untuk memberikan bantuan sembako bagi masyarakat yang sudah melakukan suntik vaksin.

"Hari ini Alhamdulillah, saya berkesempatan menyapa sekaligus bersilaturahmi dengan tim saya yang ada di polres Kampar. Ini adalah kewajiban pimpinan untuk bertatap muka langsung dengan tim yang sehari-hari mensupport untuk melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian," sebut mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Kata Iqbal, bekerja sebagai polisi memiliki tugas untuk selalu memelihara keamanan ketertiban masyarakat, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan.

"Saya disambut Kapolres beserta istri, dan diterima oleh adik-adik TK yang lucu-lucu dan cerdas-cerdas dengan segala budaya lokal, local wisdom yang menurut saya sangat unik dan menarik ada aroma Melayu tapi ada juga aroma Minang," kata Jenderal bintang dua yang berasal dari Palembang itu.

"Lantunan musik nya juga mengingat kan saya kepada masa-masa kecil saya," ucapnya lagi.

Iqbal juga menyebut kekompakan menjadi landasan untuk menjadikan Kampar daerah yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat.

"Saya juga berkenalan dengan seluruh forkopimda, lengkap tadi. Alhamdulillah dengan tokoh masyarakat, agama dan teman-teman jurnalis, kemudian saya berjabat tangan dengan Kabag, kasat seluruh PJU dan staf polres Kampar," tuturnya.

Mantan Kapolda NTB ini juga berpesan kepada seluruh anggota polres Kampar untuk dapat menjadi seorang polisi yang amanah.

"Bahwa kemuliaan menjadi polisi itu bukan terletak dari jabatan, harta dan tahtanya. Tetapi bagaimana masyarakat mencintai, merindukannya, karena etos kerjanya karena jiwa melayani dan mengayomi," bebernya.

Sosok bersahaja yang dekat dengan insan pers ini menginginkan agar polisi menjadi sahabat dan orang yang dirindukan masyarakat. Menurut Iqbal, nantinya sifat humanis akan memberikan dampak positif ke masyarakat.

"Bayangkan, kalau melihat polisi wah polisi sahabat kita, polisi yang kita rindukan. Begitu juga menjadi pimpinan, bagaimana dikala seluruh anggota mencintai dan merindukannya, insyaallah ketika pemimpin begitu semua, dan seluruh anggota juga mensuri tauladankan pimpinannya dalam menjalankan tugas memberikan dampak positif kepada masyarakat juga," pungkasnya.

Selain itu, Iqbal juga berpesan agar seluruh elemen, baik Forkopimda, Tokoh Muda, Tokoh Agama, Tokoh Adat serta insan pers bisa selalu bergandengan tangan.

"Seluruh forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan seluruh teman-teman jurnalis harus bergandeng tangan, bekerja sama, karena tidak ada yang hebat, yang hebat adalah kebersamaan," katanya.

Iqbal pun mengapresiasi kinerja Kapolres Kampar AKBP Rido Purba yang selama 10 bulan berdinas di Kampar dapat memberikan kontribusi maksimal dalam penanganan covid-19.

"Saya kira ini sudah ditunjukkan oleh adik saya Kapolres Kampar, dalam 10 bulan ini bergandengan tangan, baik era pandemi, vaksinasi. Padahal kan yang potensi kesulitan ada pada Kampar, tapi vaksinasi Kampar dosis 1 melebihi 90 persen. Ini patut diapresiasi, inilah dampak positif pada kebersamaan," ujarnya.(FLS)

Iklan