Suaramuda.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tulungagung memicu perhatian serius dari Dinas Kesehatan setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa hingga saat ini dampak cuaca ekstrem lebih banyak bersifat fisik, seperti kerusakan atap rumah dan fasilitas umum, Senin (26/01/2026).
“Kita memang melihat adanya peningkatan kasus beberapa penyakit, misalnya campak, namun belum bisa dipastikan apakah ini disebabkan langsung oleh cuaca ekstrem,” ujar Dr. Desi.
Dinas Kesehatan Tulungagung telah menyiagakan seluruh puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan. Selain itu, dinkes juga secara aktif memantau isu-isu kesehatan di masyarakat melalui laporan langsung maupun komunikasi via telepon dan chat.
“Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memastikan pelayanan tetap maksimal,” tambah Dr. Desi.
Masyarakat dihimbau untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker di tempat berisiko, menjaga etika batuk, istirahat cukup bagi yang merasa sakit, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Dengan langkah-langkah ini, Dinkes Tulungagung berharap dampak kesehatan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir, sekaligus memastikan masyarakat tetap aman dan sehat.(Ind).