Iklan

Iklan

,

Iklan

Gelar Doa untuk Korban Kanjuruhan, Polres Kampar Bersama Mahasiswa dan Dosen Universitas Pahlawan Bangkinang

Redaksi
5 Okt 2022, 17:06 WIB Last Updated 2022-10-05T10:15:56Z
KAMPAR - Polres Kampar mengadakan kegiatan doa bersama dengan segenap Mahasiswa  dan Dosen Universitas Pahlawan Bangkinang untuk korban di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Selasa 4 Oktober 2022 malam. 

Kegiatan doa bersama ini digelar di mesjid Universitas Pahlawan Bangkinang Kota, dihadiri Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo S.I.K yang di wakili oleh Kabag SDM Polres Kampar Kompol  Henrizal Gani, SH. M.SI

para pejabat utama Polres Kampar,dan  Rektor Universitas Pahlawan yang di wakili oleh Wakil Rektor 3 universitas pahlawan, Ns. Apriza M.kep.

Secara khusus, Kapolres Kampar mengajak para mahasiswa Universitas Pahlawan untuk ikut  ambil bagian dalam kegiatan doa bersama ini.

Diungkapkan Kapolres lewat kegiatan ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa universitas pahlawan turut berduka dan merasa sangat kehilangan atas hilangnya ratusan nyawa dalam peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022 itu.

Menurut didik sebagai sesama manusia dan umat beragama, saling mendoakan menjadi sebuah kewajiban.

"Kita tentunya mendoakan, semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi Allah Subahanahuwata'ala. Keluarga yang ditinggalkan, diberi ketabahan, dan yang sakit diberikan kesembuhan," ucap Kapolres Kampar yang diwakili Kabag SDM

Insya Allah, masarakat Kampar senantiasa dilindungi, dijaga oleh Allah Subahanahuwata'ala. Kita semua bergandengan tangan, dan kita sepakat bahwa kita kecil sekali di mata Allah Subhaanahuwata'ala

Atas nama Polres Kampar Polri khususnya, Didik menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, dosen universitas Pahlawan dalam kegiatan doa bersama ini.

Kapolres Kampar berharap
Kepada seluruh mahasiswa serta dosen supaya ikut membantu kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

”Kami bagian dari masyarakat, kami mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk duka cita kami atas gugurnya para sporter dan juga ada korban dari kepolisian,” jelasnya.

Dirinya berharap, semua pihak dapat menjadikan kejadian Kanjuruhan sebagai sebuah pelajaran.

”Kejadian ini bukan kejadian yang kita inginkan, kita ingin lebih baik lagi dan tidak ada lagi kejadian yang tidak kita inginkan bersama seperti ini. Mulai hari ini jangan sampai nyawa yang sudah hilang itu tidak jadi pelajaran,” sebutnya. (**)

Iklan