Iklan

Iklan

,

Iklan

Investor Malaysia Low Jion Jack: Abon Patin Koto Mesjid Sudah Bisa di Ekspor

Redaksi
24 Nov 2022, 17:48 WIB Last Updated 2022-11-24T10:51:39Z
XIII KOTO KAMPAR - Setelah selama dua hari Tim Business Strategy Profesional (BSP) Malaysia, melakukan peninjauan di beberapa Produksi UMKM Masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar. 

Didampingi Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol yang diwakili Asisten II Setda Kampar Ir. Suhermi, Rombongan Low Jion Jack tersebut terakhir mengunjungi Sentra Ikan Patin Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar, Kamis  24 November 2022.

Dalam kunjungan di Sentra Ikan Patin tersebut, bersama Property Developer Construction Eric Lim Zhong, Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Riau Wijatmoko Rah Trisno, Kadis Perikanan Zulfahmi, Ketua APINDO Kampar M Amin serta Ketua Forum UMKM Kampar Zulher.

Mr. Low Jion Jack yang juga merupakan Ahli Rasa menyampaikan dari berbagai olahan, mulai dari Ikan Salai, Nagget Ikan Patin, Kerupuk Kulit Ikan, Sosis Ikan serta Abon Ikan Patin. 

Maka dari berbagai produksi olahan Ikan Patin tersebut, Rombongan Investor dari Malaysia terlihat terkesan dengan olahan Abon Patin, dengan demikian Jack menyampaikan akan mencari langkah untuk bisa Ekspor. 

Asisten II Setda Kampar Ir. Suhermi mewakili Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol mengatakan, Pemkab Kampar menyambut baik kunjungan dari BSP Malayasia ini, dengan adanya investor ini semoga sektor-sektor ekonomi masyarakat dapat bergerak dan meningkatkan Ekonomi Masyarakat

"Semoga ini dapat segera kita realisasikan dan kita kaji terhadap peningkatan kualitas, mutu dan kemasan sesuai dengan kebutuhan pasar eksport," ujarnya.


Kepala Desa Koto Mesjid Arjunalis mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan peluang-peluang untuk memajukan potensi yang ada didesa.


"Kami menyambut baik kedatangan Tim Business Strategy Profesional (BSP) Malaysia, selamat datang dan selamat menikmati khas-khas desa koto Mesjid," kata Arjunalis.

"Semoga Silaturahim Dan kerjasama yang baik ini tetap terjaga dan menciptakan peluang bisnis sesama kita," pinta Arjunalis.

Sementara itu Suhaimi selaku Pelaku Usaha Pengolahan Ikan Patin tersebut menyampaikan, bahwa dalam Pengolahan Ikan Salai normal setiap hari lebih kurang 12 Ton Ikan kering dan 30 Ton Ikan basah. 

Sementara untuk olahan makanan lainnya, sejauh ini Allhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Hanya saja saat ini masih terkendala dalam Sistem Pemasaran.

Iklan