Foto : Rapat Paripurna DPRD  Kabupaten Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat paripurna  Persetujuan bersama terhadap ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksana APBD tahun anggaran 2022 dan Ranperda tentang pajak Daerah dan retribusi daerah.

Rapat paripurna tersebut bertempat di Ruang Graha Wicaksana DPRD Tulungagung, Selasa (27/6/2023).

Pendapat akhir fraksi Partai Golongan Karya ( Golkar) yang dibacakan oleh Asrori   memberikan catatan, himbauan, masukan, dan harapan kita semua agar Perda ini bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat Tulungagung diantaranya:

1. Berharap relokasi pasar ikan Kecamatan  Bandung harus segera direalisasikan TA. 2023 ini.

2. Berharap PAD dari tahun ke tahun harus ada kenaikan yang signifikan dengan mengoptimalkan dari sumber PAD yang sudah ada dan sumber PAD yang baru.

3. Pemberlakuan E-retribusi di 2 pasar yaitu pasar Panjerejo dan pasar Ngunut harus diikuti pasar - pasar lain untuk meningkatkan kontribusi PAD di  Kabupaten Tulungagung.

4.Menindaklanjuti keluhan masyarakat untuk infrastruktur jalan TA. 2023 untuk perbaikan jalan agar segera dilaksanakan.

Dalam kesempatan tersebut, pada laporannya dijelaskan, bahwa pendapatan daerah anggaran silfa setelah perubahan sebesar Rp 2 582 895 616 333,00, realifasi sebesar Rp 2.642 478, 582. 447, 22 atau 102,31 persen.

Belanja daerah  anggaran setelah perubahan sebesar Rp 3.331,703,497,987,00 dan realifasi sebesar Rp 2 913,688,510,341,23: atau 87,45 persen. Dan Surplus ( defisit)  anggaran setelah perubahan sebesar Rp 748.807 881 645,00 realifasi sebesar Rp 217.209 927 894,01 

Adapun pembiayaan daerah, anggaran setelah perubahan  sebesar Rp 748 807 881 654,00 dan realifasi sebesar Rp 748 807 881 645,38 atau 100,00 persen 

A. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp 882 262 732 342,00, realifasi sebesar Rp 782 262 732 342 , 38 atau 100,00 persen

B. Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 33,454,850 688,00 realifasi sebesar Rp 33,45 850,688,00 atau 100,00 persen.

Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (Silpa)  sebesar Rp (0,00) dan realifasi sebesar Rp 477 597 953 760,37.

Penulis : Gusti Indah