PADANG-Sebagai bagian dari komitmen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Sistem Pendingin Komponen Box Panel PLTS berbasis Arduino dan sensor DHT22 pada Saung Kelompok Tani Hutan Desa Guo.”

Tim PKM Dosen Prodi Teknik Listrik Aldi Rahman,S.T., M.T pada Kamis (11/12/2025) mengatakan bahwa kegiatan rancang bangun tersebut dilaksanakan pada Sein (27/10/2025). Tim PKM terdiri dari Yani Kamisa Putri, S.T., M.T, Ir. Dedi Erawadi., M. Kom, Hazimah Widyagustin, M.T, Yudia Meka Seftiani, S.T., M.T, Zulka Hendri, S.T.,M.T, dan Khairul Abdi.

Tim PKM Dosen dan Mahasiswa Teknik Listrik dan Warga Desa Guo, Padang pada Pelaksanaan PKM, Senin (27/10/2025) yang lalu


Aldi Rahmad menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya nyata untuk meningkatkan keandalan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan pedesaan. Inovasi ini menjadi langkah penting untuk menjaga performa panel surya dan memperpanjang umur perangkat elektronik yang ada dalam box panel. 

Selama ini, komponen panel PLTS di Desa Guo sering mengalami peningkatan suhu yang cukup tinggi akibat cuaca panas dan kondisi box panel yang tertutup. Suhu berlebih dapat menurunkan efisiensi sistem dan bahkan menyebabkan kerusakan peralatan. “Menjawab permasalahan tersebut, tim merancang sebuah sistem otomatis yang mampu memonitor suhu dan kelembaban di dalam box panel secara real-time, kemudian mengaktifkan kipas pendingin ketika suhu mencapai ambang tertentu,’’ucapnya.

Sistem ini menggunakan Arduino sebagai pengendali utama dan sensor DHT22 sebagai alat ukur suhu dan kelembaban. Selain itu alat ini juga menggunakan LCD sebagai actuator untuk dapat membantu masyrakat melihat secara real time kondisi suhu didalam box panel. Ketika suhu dalam box meningkat, Arduino akan mengaktifkan kipas secara otomatis sehingga komponen tetap berada dalam kondisi optimal. Teknologi ini tidak hanya sederhana dan hemat energi, tetapi juga mudah dipelihara oleh masyarakat setempat.

Melalui implementasi sistem pendingin otomatis ini, diharapkan PLTS yang digunakan oleh Kelompok Tani Hutan Desa Guo dapat bekerja lebih stabil dan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna dapat membantu masyarakat pedesaan dalam menjaga keberlanjutan energi terbarukan.

Kondisi Penerangan di Saung Desa Guo pada Malam Hari

Inovasi ini mendapat sambutan positif dari warga setempat karena mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan penggunaan PLTS di saung mereka. “Ke depannya, diharapkan sistem ini dapat dikembangkan menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain yang menggunakan PLTS sebagai sumber energi alternatif,’’pungkasnya.(why)