Suaramuda.com – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tulungagung resmi terbentuk. Tongkat kepemimpinan partai kini berada di tangan Rijal Abdulloh setelah menerima Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai Ketua DPD PAN Tulungagung pada Jumat (13/3/2026).
Di usia 33 tahun, Rijal tercatat sebagai salah satu ketua partai politik termuda di Kabupaten Tulungagung. Selain memimpin partai berlambang matahari tersebut, ia juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tulungagung.
Di bawah kepemimpinannya, PAN Tulungagung mulai menyiapkan langkah transformasi organisasi menuju partai politik yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan kemajuan teknologi.
Struktur kepengurusan baru DPD PAN Tulungagung juga diisi oleh kombinasi kader muda dan senior.
Posisi sekretaris dipercayakan kepada Mokhamad Favian Rizki Pratama, sementara jabatan bendahara diemban Mohammad Hasan Ridho. Keduanya merupakan pengurus baru yang juga dikenal sebagai pengusaha.
Rijal menjelaskan, komposisi kepengurusan tersebut sengaja dirancang untuk memadukan berbagai generasi agar tercipta kerja organisasi yang lebih solid.
“Komposisinya menarik karena ada perpaduan generasi. Kita ingin bekerja secara kolaboratif, saling melengkapi, tidak ada yang mendominasi,” ujar Rijal, Sabtu (14/3/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Tulungagung itu menambahkan, para kader senior memberikan ruang lebih luas kepada generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam kepengurusan partai.
“Senior memberikan kesempatan kepada yang muda. Kita ingin kolaborasi antara yang muda dan yang senior,” tambahnya.
Sebagai langkah awal, kepengurusan baru akan melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput. Restrukturisasi pengurus direncanakan dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
“Kita akan melakukan restrukturisasi di 19 kecamatan, kemudian memperkuat struktur sampai tingkat ranting di desa,” jelasnya.
Rijal menyebut, pelantikan resmi kepengurusan DPD PAN Tulungagung diperkirakan akan digelar setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain penguatan struktur organisasi, PAN Tulungagung juga menyiapkan agenda transformasi partai agar lebih modern. Salah satu langkahnya adalah memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam kerja-kerja politik.
“Quick win satu sampai dua tahun ke depan, kita ingin mentransformasi partai menjadi lebih modern,” katanya.
Tak hanya itu, PAN Tulungagung juga berencana membangun ruang kajian kebijakan publik atau policy innovation hub. Ruang tersebut akan menjadi wadah tim khusus untuk mengkaji dinamika kebijakan publik, ekonomi, sosial, hingga politik di daerah.
Menurut Rijal, langkah tersebut penting agar setiap keputusan politik yang diambil partai didasarkan pada kajian yang kuat dan berbasis pengetahuan.
“Selama ini partai sering mendapat stigma tidak profesional. Karena itu kita ingin membangun budaya ilmiah dan kajian sebagai fondasi dalam bekerja,” ujarnya.
Di sisi lain, PAN Tulungagung juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan partai.“Kita terbuka untuk siapa saja. Ini ruang berkarya sekaligus ruang belajar demokrasi bagi masyarakat,” pungkasnya.(Ind).