Foto: Owner Candafa Tekat Tiga Dara, Tengku Syarifa Nurila Zaharazad.

Suaramuda.com – Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, UMKM batik dan kerajinan lokal Candafa Tekat Tiga Dara di Pekanbaru membuktikan bahwa ketekunan, kreativitas, dan semangat pantang menyerah mampu membawa usaha kecil berkembang menjadi bisnis yang terus tumbuh dan dikenal masyarakat.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2006 oleh Tengku Syarifa Nurila Zaharazad itu bermula dari perjuangan sederhana. Dengan tekad kuat untuk mengangkat produk kerajinan khas daerah, ia terus belajar mengikuti berbagai pelatihan dan pembinaan, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi.

“Perjalanan usaha ini dimulai dari nol. Kami belajar sedikit demi sedikit melalui pelatihan dan pembinaan agar usaha tetap berkembang dan mampu bertahan sampai sekarang,” ujar Tengku Syarifa, Senin, 11 Mei 2026.

Selama hampir dua dekade, Candafa Tekat Tiga Dara terus bertransformasi menjadi UMKM kreatif yang menghasilkan berbagai produk unggulan khas Riau. Tidak hanya memproduksi batik, usaha ini juga menghadirkan tanjak, souvenir, hingga aneka kerajinan tangan bernilai seni dan budaya.

Di balik berkembangnya usaha tersebut, Tengku Syarifa memiliki visi besar menjadikan Candafa Tekat Tiga Dara sebagai usaha kelompok yang tangguh, profesional, terpercaya, dan menjadi pilihan masyarakat di Provinsi Riau demi meningkatkan kesejahteraan anggota.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia terus mendorong kreativitas dan inovasi dalam menciptakan produk-produk unik yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan selera konsumen.

Menariknya, usaha ini juga membuka peluang kerja bagi generasi muda. Saat ini terdapat sekitar 10 karyawan muda yang terlibat dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari produksi, pengoperasian mesin hingga kebersihan.

“Anak-anak muda kami libatkan agar mereka memiliki keterampilan, pengalaman kerja, sekaligus semangat untuk berwirausaha,” katanya.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis. Kini, omzet Candafa Tekat Tiga Dara mampu mencapai sekitar Rp50 juta per bulan. Peningkatan produksi dan pemasaran produk pun terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Keberhasilan UMKM ini berkembang tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menurut Tengku Syarifa, BRI selama ini aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas usaha dan bersaing di pasar.

“BRI banyak membantu kami melalui pembinaan dan motivasi sehingga usaha ini bisa terus berkembang. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut untuk mendukung kesejahteraan anggota dan kepuasan pelanggan,” ungkapnya.

Dengan semangat melestarikan budaya lokal dan memberdayakan generasi muda, Candafa Tekat Tiga Dara kini menjadi salah satu UMKM unggulan di Pekanbaru yang terus berupaya mengangkat produk khas Riau ke pasar yang lebih luas.
(HARISEP ARNO PUTRA)